Ratusan Pemilih Ganda Ditemukan di Jepara
Ilustrasi Pemilu, Medcom.id - M Rizal
Kudus: Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menemukan 797 pemilih ganda. Temuan itu didapat pada Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Daftar pemilih ganda ditemukan di tingkat tempat pemungutan suara (TPS). Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kudus Kasmi’an mengatakan akan menjalin koordinasi dengan Bawaslu setempat.

"Misal jika terjadi pemilih ganda antar-kabupaten maka kami akan koordinasi dengan Bawaslu di kabupaten tersebut, atau kalau antar-provinsi maka yang akan menjalin komunikasi Bawaslu provinsi," kata Kasmi’an, Jumat, 2 Oktober 2018.


Kasmi'an melanjutkan, penyelesaian daftar pemilih ganda dengan cara dicek langsung ke yang bersangkutan. Kemudian ditetapkan sebagai pemilih di salah satu tempat.

"Kalau ada daftar ganda, karena dia memiliki dua alamat, maka yang digunakan yaitu data yang terakhir di mana dia tinggal," kata Kasmi'an.

Selain data ganda, Kasmi'an menambahkan, pihaknya juga menemukan data invalid. Jumlah pemilih yang tergolong dalam kategori ini jumlahnya lebih banyak ketimbang data ganda. Dari data yang dihimpun, ada 845 pemilih yang tergolong dalam daftar pemilih invalid.

Data pemilih invalid ini merupakan pemilih yang tidak terdeteksi karena, misalnya ada kesalahan dalam pencantuman nama. Selain itu kekeliruan NIK atau alamat dukuhnya tidak tercantum. Sehingga di dalam sistem pendataan tidak terbaca.

"Pencermatan data pemilih yang kami lakukan yaitu menyasar pada pemilih yang telah meninggal dunia serta pindah domisili," ungkap Kasmi'an.

Di Kudus, terdapat 210 pemilih yang telah dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan untuk data pemilih yang pindah domisili terdapat 119 orang.

"Dari semua data yang telah kami temukan, kami cermati, kami telah melayangkan rekomendasi kepada KPU untuk dilakukan perbaikan," pungkas Kasmi'an.



(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id