Densus Rekonstruksi Penangkapan Tersangka Teroris di Sleman

Patricia Vicka 22 November 2018 13:03 WIB
terorisme
Densus Rekonstruksi Penangkapan Tersangka Teroris di Sleman
Lokasi rekonstruksi penyergapan tersangka teroris di Sleman, Kamis 22 November 2018, Medcom.id - Patricia Vicka
Yogyakarta: Detasemen Khusus 88 Antiteror menggelar rekonstruksi penangkapan dan penyergapan terduga teroris di Sleman, Yogyakarta. Penangkapan dilakukan pada pertengahan Juli 2018.

Baca: Tiga Terduga Teroris di Yogyakarta Tewas

Rekonstruksi berlangsung mulai pukul 09.00 WIB, Kamis, 22 November 2018 dan berakhir kurang lebih 1,5 jam kemudian. Dua tersangka hadir dalam rekonstruksi.


Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda DIY Kombes Hadi Utama mengatakan rekonstruksi bertujuan menyempurnakan berkas. Lalu berkas itu akan dikirim ke kejaksaan.


(Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda DIY Kombes Hadi Utama, Medcom.id - Patricia Vicka)

"Kami hanya menambah kekurangan informasi yang disampaikan pelaku," ujar Hadi di lokasi rekonstruksi di Jalan Kaliurang, Sleman.

Kedua tersangka yaitu GN dan BS. Mereka didatangkan langsung dari Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat. 

Baca: Polisi Baku Tembak dengan Orang Tak Dikenal di Yogyakarta

Kedua tersangka memeragakan 30 adegan. Mulai dari mengendarai sepeda motor menuju lokasi kejadian, membajak truk besar, hingga terjadi baku tembak antara pelaku dengan polisi. Lalu, tersangka memeragakan adegan bersembunyi di rumah warga. 

Hadi mengatakan adegan-adegan itu hanya sebagian dari seluruh rangkaian penangkapan. Sebab, jaksa membutuhkan beberapa informasi lebih rinci.

"Jaksa minta diperjelas uraian kejadian. Tapi ini tidak merubah berkas acara pemeriksaan (BAP)," kata Hadi.

Dalam peristiwa itu, Densus menyergap empat terduga teroris di Sleman. Baku tembak terjadi dalam penyergapan. Dua terduga teroris meninggal di lokasi kejadian. Sementara dua lainnya ditangkap dan mendekam di sel di Mako Brimob Kelapa Dua.



(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id