Ganjar Minta Bantuan Pusat Padamkan Api di Gunung Sumbing dan Sindoro

Mustholih 13 September 2018 16:56 WIB
kebakaran lahan dan hutan
Ganjar Minta Bantuan Pusat Padamkan Api di Gunung Sumbing dan Sindoro
Warga memanen tembakau di perladangan berlatar belakang kebakaran hutan gunung Sumbing Desa Pagergunung, Bulu, Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (11/9). ANTARA FOTO/Anis Efizudin.
Semarang: Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyatakan kebakaran hutan di Gunung Sumbing dan Sindoro tidak bisa dipadamkan apabila dilakukan dengan cara konvensional.

"Memang tidak cukup ditutuki (dipukul). Tapi musti pakai bom udara. Tinggal sekarang dikerjakan," kata Ganjar di Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 13 September 2018.

Menurut Ganjar, ada dua hal yang menjadi tantangan memadamkan api di Gunung Sumbing dan Sindoro. Pertama, mencegah kebakaran meluas dan kedua memadamkan api yang sudah terlanjur membakar.


"Kemarin merembetnya sudah banyak dan kita rasanya tidak mampu. Maka kemarin saya minta segera telepon pusat," jelas Ganjar.

Ganjar menyatakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah mengirimkan satu unit helikopter ke Jateng. Helikopter BNPB itu sedang mensurvei lokasi kebakaran untuk mencari jalur aman memadamkan api.

"Karena Sindoro-Sumbing itu khas. Ingat, ada helikopter jatuh dua tahun lalu itu posisinya juga ada di situ. Enggak tahu, bagaimana tapi mereka sedang mencari jalur aman termasuk sumber air," pungkas Ganjar.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id