Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Aboyoso Seno Aji memeriksa barang bukti beras yang akan dijual secara ilegal di Kalimantan, Rabu, 17 Januari 2018, Medcom.id - Budi Arista
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Aboyoso Seno Aji memeriksa barang bukti beras yang akan dijual secara ilegal di Kalimantan, Rabu, 17 Januari 2018, Medcom.id - Budi Arista (Budi Arista Romadhoni)

Polisi Gagalkan Pengiriman Beras dari Demak Menuju Kaltim

beras
Budi Arista Romadhoni • 17 Januari 2018 16:58
Semarang: Polrestabes Semarang, Jawa Tengah, menggagalkan pengiriman beras dari Bulog Kabupaten Demak menuju Kalimantan Timur. Pengiriman beras tersebut berstatus ilegal.
 
Kapolrestabes Semarang Kombes Abiyoso Seno Aji mengatakan menemukan dua kontainer di Pelabuhan Tanjung Emas, Rabu, 17 Januari 2018. Dua kontainer itu mengangkut 24 ton beras 
 
"Ada tiga kontainer, dua kita amankan, yang satu diamankan di Polres Demak. Saat kami amankan, sopir menelpon sopir lainnya yang belum sampai ke pelabuhan," kata Abiyoso di Terminal Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Abi menjelaskan alasan sopir yang tidak masuk akal menjadi kecurigaan petugas yaitu mengirim beras dari Demak ke Klaten. Tapi pengiriman dilakukan melalui pelabuhan.
 
Sesuai aturan, beras Bulog dapat didistribusikan ke daerah yang sudah ditentukan. Tapi, setelah diselidiki, ternyata beras akan dikirim ke Kaltim.
 
Sesuai aturan beras Bulog tidak dapat didistribusikan ke daerah yang tidak ditentukan oleh pemerintah daerah maupun pusat. Pengangkutannya tidak melanggar tapi tujuan pengirimannya tidak sesuai area Bulog Demak atau Bulog Jateng.
 
 

(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif