Polda DIY Resmi 'Naik Kelas' Jadi Tipe A

Ahmad Mustaqim 07 Desember 2018 12:19 WIB
polri
Polda DIY Resmi 'Naik Kelas' Jadi Tipe A
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menandatangani prasasti kenaikan tipe Polda DIY, dari B ke A, Jumat 7 Desember 2018, Medcom.id - Mustaqim
Yogyakarta: Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Tito Karnavian meresmikan kenaikan tipe Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, dari B ke A pada Jumat, 7 Desember 2018. Pertumbuhan kota yang pesat menjadi salah satu alasannya. 

Tito menjelaskan dinamika pembangunan Yogyakarta berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Ia menyebut Kota Yogyakarta berkembang dan menyatu perkembangannya dengan wilayah Kabupaten Sleman dan Bantul. 

"Sehingga Yogyakarta ini menjadi kota metropolitanz bahkan megapolitan. Jumlah penduduknya yang lebih dari 3 juta ini 10 kali lipat dibanding Singapura," kata Tito. 


Ia juga menyatakan perkembangan Yogyakarta juga melihat aspek pariwisata, pendidikan, hingga sejarah. Tito mengatakan keberadaan New Yogyakarta International Airport (NYIA) yang dalam proses pembangunan juga jadi faktor lain.  

"Nanti ini kan (dari NYIA) akan ada maskapai dari luar negeri tanpa harus transit. Yang ingin ke Yogyakarta jadi banyak. Ini akan jadi tempat besar yang akan didatangi banyak orang," ujarnya. 

Peningkatan tipe Polda ini akan diikuti peningkatan jabatan pimpinan di lingkungannya. Kapolda yang semula berpangkat bintang satu, harus menjadi bintang dua. 

"Stardar personel dan sarana prasarana administrasi juga akan ada perubahan. Ini jadi awal peresmian tipe A," tuturnya. 

Ia menegaskan pimpinan Polda DIY harus lebih bekerja keras dengan peningkatan tipe itu. Tito minta Kapolda DIY bekerja keras untuk menyusun target kinerja selama tiga bulan ke depan serta satu tahun ke depan. 

"Semua akan ada kisi-kisinya. Kalau tidak bisa terpenuhi, tipenya bisa diturunkan," ucapnya. 

Tokoh masyarakat, Buya Syafii Maarif menyatakan Polda DIY harus meningkatkan kinerja dengan pesatnya perkembangan di kota gudeg ini. Salah satu yang ia contohkan yakni bertambah lama volume kendaraan tanpa disertai dengan penambahan akses jalan. 

"Peningkatan kinerja Polda DIY harus seusai filosofi Polri, melayani dan melindungi masyarakat," ungkapnya. 




(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id