Polisi Limpahkan Kasus Nelayan Tersangka ke DKP DIY
Tri Mulyadi, seorang nelayan di Pantai Samas Desa Srigading, Kecamatan Sanden, jadi tersangka setelah menangkap kepiting di bawah berat 200 gram per ekornya, Rabu, 10 Oktober 2018. Medcom.id/ Ahmad Mustaqim.
Yogyakarta: Direktorat Polisi Air Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melimpahkan kasus Tri Mulyadi ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat. DKP DIY akan menindaklanjuti kasus itu ke Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).

"Kami sudah menyepakati (pelimpahan) ini setelah sebelumnya gelar perkara di Polda DIY," kata Kepala DKP DIY, Bayu Mukti Sasongka di Yogyakarta, Selasa, 9 Oktober 2018.

Baca: Bupati Suharsono Bela Nelayan Tersangka Penangkap Kepiting


Dengan adanya pelimpahan itu, berarti nelayan yang menangkap kepiting dan sempat jadi tersangka tak akan kena pidana. Menurut Bayu, DKP akan melakukan pembinaan terhadap Tri dan sejumlah nelayan lain.

Bayu menjelaskan, DKP juga segera merumuskan konsep pembinaan. Pembinaan yang nantinya dilakukan harus membuat nelayan memahami aturan penangkapan berbagai jenis hewan  laut. 

"Kalau hukuman, bisa misalnya jika ada yang nyeterum ikan dapat 1 kilogram, harus melepas 10 kilogram ikan. Ada daerah yang demikian. Ini akan dirumuskan PPNS," jelas Bayu. 

Sementar itu Kepala Seksi Sumber Daya Ikan (SDI) DKP DIY, Supanto mengatakan, konsep pembinaan akan dibuat dengan mengandung unsur efek jera. Seluruh nelayan harus mengetahui aturan-aturan sebagai nelayan. 

"Jenis ikan, ukuran, dan cara tangkap. Ini yang perlu kita bina lebih lanjut," ungkap Bayu. 

Baca: Nelayan Tangkap Kepiting Berurusan dengan Polisi

Kepala Seksi Penindakan Ditpolair Polda DIY, Kompol Fajar Pamuji mengatakan, PPNS Polda DIY akan ikut berkoordinasi dalam pembinaan nelayan. Namun, polisi masih belum mencabut status Tri Mulyadi sebagai tersangka.

"Berkas sudah siap dan jadi untuk (pelimpahan) ke kejaksaan. Tapi dari hasil gelar perkara kami limpahkan ke DKP untuk penanganan selanjutnya," kata Fajar.

Sebelumnya Tri Mulyadi, seorang nelayan di Pantai Samas Desa Srigading, Kecamatan Sanden, jadi tersangka setelah menangkap kepiting di bawah berat 200 gram per ekornya.

Tri Mulyadi telah membantah tuduhan Direktorat Polisi Air (Ditpolair) Polda DIY itu dan menjelaskan dirinya menangkap kepiting dengan berat di atas 200 gram per ekor. Meski berstatus tersangka, Tri Mulyadi tak ditahan. 

Tri Mulyadi dituding melanggar Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan dan Peraturan Menteri Nomor 56 Tahun 2016. Berdasarkan aturan itu, Tri Mulyadi terancam denda maksimal Rp250 juta.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id