Ilustrasi kekerasan, Medcom.id - M Rizal
Ilustrasi kekerasan, Medcom.id - M Rizal (Budi Arista Romadhoni)

Dua Siswa SMA Dikeluarkan, Disdik Jateng Sebut Sesuai Prosedur

kekerasan
Budi Arista Romadhoni • 02 Maret 2018 01:20
Semarang: Dua siswa SMAN 1 Semarang, Jawa Tengah, dikeluarkan dari sekolah. Dinas Pendidikan Provinsi Jateng menyatakan keputusan itu sesuai prosedur. 
 
Kedua siswa berinisial AN dan MA. Keduanya dikeluarkan dengan tuduhan melakukan kekerasan pada junior dalam kegiatan latihan dasar kepemimpinan (LDK) OSIS. AN dan MA merupakan pengurus OSIS.
 
"Tata tertib itu ada tahapannya. Sekolah melaporkan ada pemukulan, menggunakan fasilitas sekolah," ujar Kepala Disdikbud Jateng Gatot Bambang Hastowo di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, Kamis, 1 Maret 2018. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Gatot mendapat informasi orangtua kedua siswa hendak mengadu ke Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko dan Sekretaris Daerah Jateng Sri Puryono. Tapi kedua pejabat tersebut tak bisa memenuhinya.
 
Gatot mengaku sudah mengivestigasi kejadian tersebut. Kepala SMAN 1 Semarang, lanjutnya, bertanggung jawab atas laporan itu.
 
Masalah muncul. Sebab kedua siswa duduk di bangku kelas XII. 
 
"Karena mendekati ujian nasional, maka saya mencarikan solusi, yaitu saya tawarkan tetap ikut ujian, tetapi tidak di SMAN 1 Semarang," tuturnya. 
 
Sementara itu, AN mempertanyakan nasibnya dalam ujian nasional. Ia mengaku sudah bertanya ke Disdikbud Jateng. Pihak dinas mengatakan sekolah yang berwenang menentukan nasibnya di ujian nanti.
 
AN juga menolak pindah dari sekolah. Ia juga menolak tawaran pindah ke SMAN 13 dengan alasan tertentu.
 
"Kalaupun terpaksa ya inginnya ke SMAN 6. Tapi mereka bilang tadi ke saya dan ke bapak saya, kalau nama saya sudah terdaftar di SMAN 13," ungkap AN.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif