800 anggota Polresta Solo akan disiagakan di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat pemilu serentak 17 April 2019. Medcom.id/ Pythag Kurniati.
800 anggota Polresta Solo akan disiagakan di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat pemilu serentak 17 April 2019. Medcom.id/ Pythag Kurniati. (Pythag Kurniati)

800 Polisi Kawal Seluruh TPS di Solo

pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Pythag Kurniati • 15 April 2019 16:36
Solo: Kota Solo termasuk dalam daerah rawan konflik pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Kapolresta Solo, Kombes Ribut Hari Wibowo mengatakan, pihaknya menyiagakan 800 personel untuk mengamankan Kota Solo saat Pemilu 17 April mendatang.
 
"800 personel akan kita siagakan untuk mengamankan 1.734 TPS di 51 kelurahan," kata Hari saat Apel Pasukan untuk pengamanan TPS Pemilu 2019 di halaman Stadion Manahan, Solo, Senin, 15 April 2019.
 
Hari menjelaskan, polisi nantinya akan berjaga di luar TPS saat pelaksanaan pencoblosan hingga penghitungan. "Satu polisi menjaga dua TPS, nanti masih ada linmas yang berjaga," jelas Hari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hari menjelaskan, pengamanan sudah dilakukan sejak awal pelaksanaan kampanye hingga rangkaian pemilu selesai. Menurut Hari, pihaknya juga masih mempunyai personel cadangan atau personel pelapis jika jumlah pengamanan di lapangan masih perlu ditambah.
 
"Kita letakkan di titik strategis sehingga bisa cepat menjangkau TPS-TPS," jelas Hari.
 
Sebelumnya Polda Jawa Tengah menyebut bahwa Solo Raya termasuk daerah paling rawan. Selain itu ada wilayah eks Karesidenan Kedu dan Banyumas.
 
Daerah-daerah tersebut dinilai rawan karena mulai muncul friksi-friksi antarpendukung saat kampanye. Ribut memastikan telah mengantisipasi kerawanan tiap TPS. "Memang ada sejumlah TPS yang rawan, tapi sudah kita identifikasi dan kita antisipasi," beber Ribut.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif