Jokowi Ingin Laporan Penggunaan Dana Desa Dipermudah

Budi Arista Romadhoni 22 November 2018 18:16 WIB
dana desa
Jokowi Ingin Laporan Penggunaan Dana Desa Dipermudah
Presiden Joko Widodo bertemu dengan 7.809 kepala desa se-Jawa Tengah di Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah, Kamis, 22 November 2018. Medcom.id/ Budi Arista Romadhoni.
Semarang: Presiden Joko Widodo bertemu dengan 7.809 kepala desa se-Jawa Tengah. Pada pertemuan tersebut Jokowi menyampaikan ingin mengubah perundang-undangan laporan pertanggungjawaban keuangan, khususnya laporan dana desa. 

Presiden mengatakan, tidak sedikit kepala desa yang mengeluh sulitnya menyusun laporan pertangungjawaban dana desa.

"Tahun depan akan konsentrasi perubahan undang-undnag agar percepatan itu bisa dilakukan," kata Presiden di Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah, Kamis, 22 November 2018. 


Presiden menjelaskan, dengan banyaknya waktu yang terkuras untuk menulis laporan, menurut Presiden akan memperlambat pembangunan desa.

Menurutnya, laporan dana desa seharusnya tidak sampai 42 hingga 102 halaman dan bisa diringkas menjadi dua hingga tiga lembar laporan. 

"Laporan 2 atau 3 lembar cukup, tapi bisa dikontrol, barang ada, bukti ada. Tapi ternyata membuatnya tidak mudah. Kalau peraturan menteri saya bisa, tapi kalau peraturan undang undang ini sulit," jelas Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga berpesan kepada seluruh kepala desa untuk berhati-hati menggunakan dana desa. Ia tidak ingin, kepala desa berurusan dengan hukum karena salah menyusun laporan dana desa. 

"Saya titip, tentang kesehatan, pendidikan diperhatikan. Kita semua harus kompak, agar dana desa itu bermanfaat untuk masyarakat di desa," pungkas Presiden.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id