Kepala Bulog Divre DIY Akhmad Kholisun menegaskan stok beras yang ada di gudang Bulog aman untuk empat bulan ke depan. Masyarakat diminta tak khawatir kekurangan beras.
"Stok saat ini 12.300 ton. Cukup sampai waktu panen berikutnya yakni April 2019," tegas Kholisun usai rapat kordinasi daerah (Rakorda) Ketrsediaan Pasokan dan Stabilitas Harga Barang Kebutuhan Pokok Menjelang Natal dan Tahun baru di Yogyakarta, Selasa 4 Desember 2018.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Naiknya permintaan bahan makanan pokok rutin terjadi saat liburan akhir tahun. Apalagi, DIY merupakan kota tujuan wisata.
Peningkatan permintaan beras sudah terjadi sejak September 2018 sebesar 37 ton. Lalu pada Oktober sebanyak 76 ton dan November sebanyak 180 ton.
"Desember mungkin permintaan naik 200 sampai 300 persen. Jumlah permintaan beras mungkin capai ribuan ton,"kata dia.
Tapi, hasil panen tak meningkat. Sebab, anomali cuaca menjadi masalah dalam pertanian. Hasil panen turun. Sehingga harga beras kualitas medium di pasar tradisional naik hingga Rp500 per Kilogram.
Demi menekan kenaikan harga dan mempermudah masyarakat mendapatkan beras, Bulog akan memperbanyak outlet penjualan, salah satunya dengan menjual beras di Mitra kerja.
Selain beras, Bulog juga memastikan ketersediaan bahan pokok makanan lainnya tercukupi hingga awal tahun. Catatan Bulog, stok gula saat ini mencapai 4100 ton, minyak goreng 54 ribu liter dan daging kerbau 1,6 ton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
