Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal (Mustholih)

Polisi Gadungan Tipu Janda Lewat Panggilan Video

penipuan
Mustholih • 24 Mei 2019 17:28
Semarang: Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Tengah menangkap Irvan Abrianto, seorang polisi gadungan, di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Dia dituduh melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.
 
Irvan ditangkap aparat pada 6 Mei 2019. Irvan diciduk polisi dari Polda Jateng saat yang bersangkutan baru bebas dari Lembaga Pemasyarakatan Bangkinang, Riau.
 
"Tersangka sudah mengunggah foto dan video milik pelapor dan melakukan pengancaman dan pemerasan terhadap pelapor," kata Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jateng, AKBP Agung Prabowo, Semarang, Jawa Tengah, Jumat, 24 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kasus ini bermula ketika IR, 33, perempuan asal Demak, melapor ke Polda Jateng karena merasa ditipu dan diperas kenalannya di Facebook bernama Yonbrimob Gegana (Apek). "Kepada korban, tersangka mengaku sebagai polisi berpangkat perwira," ujar Agung menjelaskan.
 
IR yang berstatus janda terbujuk rayuan Irvan. Mereka pun akhirnya menjalin hubungan asmara jarak jauh dan kerap berkomunikasi via video call.
 
Komunikasi via video call mereka melewati batas. Irvan kemudian merekam IR saat korban bertelanjang badan. "Pelaku membujuk rayu hingga korban membuka baju. Adegan tersebut direkam oleh tersangka tanpa sepengetahuan korban," terang Agung.
 
Rekaman video digunakan Agung untuk memeras IR. IR mengalami kerugian Rp50 juta. Atas perbuatannya, Irvan Abrianto dijerat dengan Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ancaman hukumannya maksimal enam tahun kurungan dan denda Rp1 miliar.
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif