ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id (Liliek Dharmawan)

Kemiskinan Ditargetkan Turun 9%

kemiskinan
Liliek Dharmawan • 11 Desember 2018 10:15
Banyumas: Kementerian Sosial (Kemensos) optimistis dengan angka kemiskinan tahun depan (2019) semakin turun. Pada akhir 2019 diperkirakan bisa mencapai 9,5 persen atau bahkan bisa sampai 9 persen. 
 
Syaratnya, program-program sosial, salah satunya ialah Program Keluarga Harapan (PKH), dijalankan dengan komitmen dan disiplin tinggi. Apalagi, pada 2019, pemerintah menaikkan anggaran PKH menjadi Rp32,65 triliun atau naik hampir 100 persen jika dibandingkan pada 2018.
 
Optimisme itu disampaikan Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita, seusai menghadiri Jambore PKH yang berlangsung di Wana Wisata, Baturraden, Banyumas, Jawa Tengah, Senin, 10 Desember 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Mensos, pemerintah sangat peduli dengan terus menggelar program mengurangi kemiskinan. Salah satu programnya ialan PKH dan bantuan pangan non tunai (BPNT). Program ini memberikan kontribusi besar dalam mengurangi angka kemiskinan.
 
"Terbukti, berdasarkan data pada Maret lalu, angka kemiskinan menjadi satu digit yakni 9,82 persen yang merupakan pertama kali dan terendah dalam sejarah. Oleh karena itu, pemerintah terus meningatkan sasaran jumlah keluarga penerima manfaat (KPM)," jelasnya.
 
Pada 2015, jelas Mensos, KPM tercatat baru mencapai 3,5 juta. Kemudian ditingkatkan menjadi 6 juta KPM dan naik lagi menjadi 10 juta KPM. Alokasi anggaran juga terus ditingkatkan. 
 
"Pada 2018, alokasi anggaran PKH mencapai Rp19,3 triliun. Pada 2019 nanti, menjadi Rp32,65 triliun atau naik hampir dua kali lipat," kata dia. Dengan kenaikan anggaran tersebut, angka kemiskinan yang masih ada bakal berkurang.
 
Sementara salah seorang kelu-arga penerima PKH, Suriyah, mengatakan dirinya sudah lepas dari penerima PKH. Dulu, dia penjual susu kedelai di daerah Cilongok. Dia mendapat bantuan PKH, uang tersebut untuk modal usaha penjualan bandeng presto. 
 
"Alhamdulillah berhasil. Omzetnya sekitar Rp1juta/hari, keuntungan bersih Rp100 ribu. Saya sudah lepas sebagai penerima PKH," ungkapnya.

 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi