Progres pembangunan ruang tunggu bandara NYIA untuk penerbangan internasional. Medcom.id-Ahmad Mustaqim (Ahmad Mustaqim)
Progres pembangunan ruang tunggu bandara NYIA untuk penerbangan internasional. Medcom.id-Ahmad Mustaqim (Ahmad Mustaqim) (Ahmad Mustaqim)

Kemenhub Segera Verifikasi Bandara NYIA

bandara yogyakarta
Ahmad Mustaqim • 17 Februari 2019 17:46
Yogyakarta: Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta akan diverifikasi Kementerian Hubungan (Kemenhub). Verifikasi berbagai aspek bandara NYAI itu dilakukan sebelum operasional perdana untuk penerbangan internasional pada April 2019.
 
General Manajer PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Agus Pandu Purnama mengatakan verifikasi diperkirakan dilakukan bulan depan. Proses pembangunan konstruksi bandara NYIA kini sudah mencapai 36 persen. 
 
"Banyak hal yang nanti akan diferifiksi Kemenhub. Termasuk kesiapan teknis," ujar Agus di Yogyakarta, Minggu, 17 Februari 2019. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Landasan bandara sepanjang 3.250 meter dengan lebar 45 meter masih dalam proses pondasi. Pantauan di lokasi, sebagian landasan sudah teraspal kendati belum mencapai 50 persen. 
 
PT Angkasa Pura juga sudah menyiapkan 1 hektar untuk bangunan dan operasional AirNav. Bangunan AirNav ditargetkan rampung sebelum operasional pada bulan April 2019. Namun, AirNav belum bisa dipakai lantaran menunggu peralatan yang diimpor. Operasional AirNav sementara waktu akan memakai tower mobile. 
 
Menurut Agus, terminal yang akan digunakan operasional penerbangan internasional perdana bulan April disiapkan seluas 12.920 meter persegi. "Kira-kira total luas terminal keseluruhan nanti 210 ribu meter (persegi)," ujarnya. 
 
(Baca: Dua Akses Jalur Menuju Bandara NYIA Disiapkan)
 
Masalah suplai air untuk operasional bandara NYIA juga telah disiapkan. Kebutuhan air akan diambil dari PDAM Kulon Progo. Pihaknya masih menyiapkan titik-titik lokasi untuk memasok air.
 
"Kami juga sedang berusaha memperbaiki kualitas jaringan komunikasi. Jangan sampai penumpang nanti susah sinyal saat di bandara," ungkapnya. 
 
Kepala Divisi Koperasi DAMRI, Suyanto menambahkan pihaknya sudah mulai melakukan survei rute mengantar dan menjemput pengguna jasa penerbangan NYIA. Namun, ia belum bisa memastikan berapa armada yang akan dioperasikan.
 
"Penumpangnya kami layani sesuai permintaan. Shelter (tempat penjemputan) dari Yogya ke NYIA
yang eksis saat ini ada di pintu keluar bandara. Tim kami masih melakukan survei titik keberangkatan," ungkapnya. 
 
Menurutnya, ada sejumlah kendaraan yang sudah disiapkan. "Kendaraan-kendaraan tinggal mengurus surat-suratnya," ujar Suyanto. 
 

(JMS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi