Ilustrasi Tahun Baru, MI - Galih Pradipta
Ilustrasi Tahun Baru, MI - Galih Pradipta (Mustholih)

Air Mancur Menari Semarakkan Malam Tahun Baru di Semarang

perayaan tahun baru
Mustholih • 31 Desember 2018 13:17
Semarang: Kawasan banjir kanal barat (BKB) dipusatkan sebagai lokasi kegiatan menyambut Tahun Baru 2019 di Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan itu bersamaan dengan momen Pemerintah Kota Semarang meluncurkan atraksi air mancur menari atau Semarang Bridge Fountain di kawasan tersebut.
 
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau Hendi mengatakan dua panggung disiapkan di BKB. Tujuannya memecah keramaian di malam tahun baru.
 
"Biasanya keramaian berpusat di Simpang Lima dan Tugu Muda," ujar Hendi di Semarang, Senin, 31 Desember 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



(Peta arus lalu lintas di malam pergantian tahun di Semarang, Senin, 31 Desember 2018, dok: Pemkot Semarang)
 
Di BKB nanti malam, ujar Hendi, atraksi air mancur menari digelar secara perdana. Kecantikan atraksi itu disebut-sebut bakal mengingatkan pelancong pada bridge fountain di Jembatan Banpo, Korea Selatan.
 
Hendi berharap atraksi itu menjadi daya tarik baru di Semarang. Hendi pun berbagi tips untuk menikmati kecantikan air mancur itu.
 
"Pengunjung dapat menyaksikan atraksi dari sisi selatan kawasan Basudewo atau Pusponjolo dan arah utara Madukoro atau Kokrosno. Jangan menonton langsung dari atas jembatan BJB. Karena terlalu dekat dan kurang terlihat keindahannya. Malah bikin jalan tambah macet," ungkap Hendi.
 
Hendi menggandeng polisi untuk memperlancar malam tahun baru di Semarang. Polresta Semarang, lanjut Hendi, bakal menutup sejumlah ruas jalan menuju BKB. Satu di antaranya Jalan Madukoro Raya dan Bojongsalaman yang ditutup hingga pukul 24.00 WIB.
 
Bagi pengendara yang akan bepergian ke Bandara Ahmad Yani Semarang, Hendi mengatakan mereka dapat melintasi Jalan Arteri Yos Sudarso. Karena, Jalan Madukoro Raya ditutup.
 
"Terkait persiapan kantong parkir di BKB, pengunjung dapat mengunakan lahan parkir yang telah disiapkan panitia di daerah Madukoro, Bojongsalaman, Kokrosono, dan Basudewo," jelas Hendi.
 

(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi