Pemkot Minta Pasar Tradisional Tetap Buka Selama Lebaran
Ilustrasi. ANTARA/M Agung Rajasa
Solo: Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta menginstruksikan agar pasar tradisional tetap buka meski pada masa-masa lebaran. Langkah ini dilakukan guna menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Subagiyo mengatakan aturan mengenai pasar tradisional termaktub dalam Perda Nomor 1 tahun 2010 tentang Pengelolaan Pasar dan Perlindungan Pasar Tradisional. Di dalam Perda disebutkan jam operasional pasar mulai pukul 05.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Subagiyo menekankan agar pedagang tidak libur panjang guna menjaga ketersediaan pangan. "Ya meskipun nanti biasanya ada beberapa yang libur hari pertama atau kedua. Tapi jangan terlalu lama," katanya, Rabu, 13 Juni 2018.


Tak hanya kepada pedagang, instruksi tersebut juga berlaku bagi petugas pasar. Dinas Perdagangan pun mengaku akan menerjunkan petugas di sejumlah pasar tradisional selama masa-masa lebaran.

"Jumlahnya akan bervariasi, menyesuaikan tingkat keramaian dan jenis pasar," katanya.

Sementara, Pejabat Humas Himpunan Pedagang Pasar Klewer Kusbani mengatakan, khusus untuk Pasar Klewer akan libur hanya dua hari mulai 15 Juni hingga 16 Juni 2018. Pasar sandang tersebut akan kembali buka 17 Juni 2018.

"Kalau Pasar Klewer kan bukan pasar yang menjajakan komoditas pangan. Selain itu pada saat hari H dan H+1 masih sepi pembeli. Biasanya ramai pada H+2," tuturnya.



(ALB)