Balon udara yang ditemukan di Lanud Adisutjipto Yogyakarta, Senin, 17 Juni 2019. Medcom.id-Ahmad Mustaqim.
Balon udara yang ditemukan di Lanud Adisutjipto Yogyakarta, Senin, 17 Juni 2019. Medcom.id-Ahmad Mustaqim. (Ahmad Mustaqim)

Dua Balon Udara Ditemukan di Dekat Bandara Adisutjipto

penerbangan balon
Ahmad Mustaqim • 17 Juni 2019 16:32
Yogyakarta: Dua balon udara ditemukan di sekitar kawasan Bandara Adisutjipto Yogyakarta. Kadisppas Lanud Adisutjipto, Kolonel (Pnb) Fery Yunaldi mengatakan salah satu balon udara itu ditemukan di kompleks Lanud Adisutjipto yang berjarak sekitar satu kilometer dari runaway.
 
"(Balon udara) kedua ditemukan di sekitar hotel Quality (Jalan Solo-Yogyakarta). Informasi saksi mata, balon udara dari arah utara," kata Fery di Kompleks Lanud Adisutjipto Yogyakarta, Senin, 17 Juni 2019. 
 
Fery mengatakan total telah ditemukan 27 balon udara liar sejak 5 hingga 15 Juni 2019. Balon udara itu baik yang diketahui langsung maupun informasi dari pilot yang sedang menerbangkan pesawat menuju maupun meninggalkan Yogyakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Fery situasi tersebut cukup memprihatinkan. Sebab, sosialisasi soal bahayakan menerbangkan balon udara di luar kendali sangat membahayakan aktivitas penerbangan.
 
Fery menyebut dua balon udara berbahan plastik yang terakhir ditemukan itu memiliki diameter sekitar dua meter dan panjang 3,5 meter. "Balon udara ini sangat membahayakan apabila masuk kokpit pesawat dan bisa masuk mesin pesawat," jelas Fery.
 
Menurut Fery kedatangan balon udara ini tak dapat diprediksi. Sejauh ini, balon udara yang ditemukan di Yogyakarta berasal dari kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur.
 
"Kami terus secara intens melakukan komunikasi dengan pesawat latih. Petugas di tower secara berkala memantau dan memberikan laporan," ucap Fery.
 
Manajer Umum AirNav Indonesia Cabang Yogyakarta, Nono Sunaryadi mengatakan penerbangan udara harus dilakukan berdasarkan sejumlah aturan. Salah satunya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 40 tahun 2018.
 
Dalam aturan itu, ketinggian saat menerbangkan balon sekitar 150 meter. Adapun diameter balon udara lebar empat meter dan ketinggian tujuh meter.
 
"Selain itu juga ditambatkan di tiga sisi. Lalu (penerbangan) balon udara harus lapor ke polisi, sehingga bisa mengatur lalu lintas udara," ungkap Nono.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif