Maryatun Indra Kusuma (berdiri kedua dari kiri) bersama keluarga. Dok: Pribadi
Maryatun Indra Kusuma (berdiri kedua dari kiri) bersama keluarga. Dok: Pribadi (Kuntoro Tayubi)

Agen Minyak yang Menjadi 'Penguasa' Elpiji Pantura

kisah inspiratif
Kuntoro Tayubi • 12 Maret 2019 12:24
Brebes: Maryatun Indra Kusuma gambaran perempuan asli Brebes, Jawa Tengah, yang cantik, muda dan energik serta pebisnis ulung. Berawal dari agen minyak dan toko emas, Perempuan kelahiran Brebes, 14 Oktober 1974, ini menjadi 'penguasa' elpiji di wilayah pantai utara.
 
Ia menekuni usaha kecil-kecilan di sektor energi. Berbekal pengalaman saat mengurus usaha keluarga dan keuletan, kini dia telah memiliki sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
 
“Sejak kecil saya hidup dalam lingkungan usaha. Orang tua saya pedagang, jadi tidak ada pendidikan khusus. Saya hanya mengambil kiat-kiat usaha yang jitu dari pengalamannya bersama orang tua,” kata Maryatun di rumahnya Jalan Sudirman, Brebes, Selasa, 12 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Usahanya pun tersebut tersebar di berbagai wilayah Brebes, Tegal dan sekitarnya. Mbak Mar, pangilan akrabnya, adalah pribadi yang tidak mengenal putus asa. Berkat ketekunannya, saat ini ia memiliki ratusan agen dan pangkalan elpiji terbanyak di wilayah Pantura Barat se Jawa Tengah.
 
Moto hidupnyanya kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. Jalan dari meraih kesuksesan dan pengalaman untuk lebih berhati-hati dalam melangkah.
 
Maryatun selalu memberikan yang terbaik bagi ketiga anaknya yang bernama Paramitha Widya Kusuma, Shintya Sandra Kusuma, dan Kingking Trahing Kusuma. Dia pun tak pernah menanggalkan status seorang ibu dan istri walau sudah menjadi pebisnis ulung.
 
Setiap pagi dirumahnya yang asri, ia selalu mempersiapkan sarapan sendiri untuk anak dan suaminya. “Saya berusaha untuk berada di tengah meja makan saat malam bersama keluarga. Dan untuk menghangatkan atau menjaga atmosfir keluarga yang sehat saya selalu menyediakan hari istimewa dengan mengadakan acara keluarga,” kata ibu muda ini.
 
Maryatun juga merupakan tokoh perempuan yang aktif dalam memperjuangkan penyetaraan gender bagi perempuan, hal ini terbukti dengan penghargaan Manggala Karya Kencana yang diperolehnya. Penghargaan tertinggi di bidang keluarga berencana ini diterimanya dari Ketua BKKBN Pusat pada 1 Maret 2006.
 
Dia juga pernah menjabat sebagai Ketua TP PKK, Ketua GNOTA, Ketua Dekranasda, Penasehat IWAPI dan Dharma Wanita Kabupaten Brebes, serta Wakil Penanggung Jawab Women Crisis Centre (WCC) Kabupaten Brebes.
 
Suami Maryatun, Indra Kusuma adalah Bupati Brebes yang menjabat sejak 2002 sampai Agustus 2010. Pria kelahiran 3 Februari 1958 ini juga merupakan bupati pertama Brebes yang dipilih secara langsung.
 
 
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif