Target PAD Kabupaten Tegal Baru 70 Persen
Sejumlah wisatawan menikmati liburan di obyek wisata Guci, Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Medcom.id /Kuntoro Tayubi
Tegal: Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tegal pada triwulan II Tahun 2018 belum tercapai. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tegal diminta melakukan terobosan agar target PAD bisa tercapai.

Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Tegal Eko Jati Suntoro mengatakan, beberapa OPD masih memiliki realisasi PAD di bawah 75 persen.

"Berkali-kali saya tekankan, harus ada terobosan, seperti pemberlakuan transaksi pembayaran elektronik atau nontunai. Ini untuk meminimalisir kebocoran penerimaan pendapatan," kata Eko saat dihubungi Medcom.id, Sabtu, 27 Oktober 2018.


Realisasi pendapatan daerah Kabupaten Tegal tahun 2018 sampai dengan triwulan II ini baru mencapai Rp1,84 triliun atau sekitar 70,51 persen dari target sebesar Rp2,61 triliun. Perolehan pendapatan tersebut bersumber dari PAD, dana perimbangan dan pendapatan daerah lain yang sah.

Menurut Eko, penerimaan dari sektor pajak daerah dan retribusi daerah merupakan jenis penerimaan PAD yang dapat ditentukan dan pencapaiannya. Sehingga OPD terkait harus meningkatkan kinerjanya agar pencapaian penerimaan bisa memenuhi target.

"PAD ini sangat ditentukan oleh ketepatan OPD pemungut pajak. Dalam menganalisis pemasukan dan memacu kinerja para pejabat atau petugas yang diberi kewenangan," ujarnya.

Begitu pula dengan para camat, juga harus mendorong kepala desa dan lurah untuk mempercepat realisasi PBB di wilayahnya masing-masing. "Seluruhnya harus melakukan upaya-upaya inovatif untuk mengoptimalkan pendapatan," imbuhnya.


 



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id