Siswa Korban Keracunan Disarankan Ikut USBN Susulan
Korban keracunan dirawat di RSUD Kartini Jepara. (Medcom.id/Rhobi Shani)
Jepara: Tujuh siswa SD Negeri 6 Mulyoharjo korban keracunan makanan disarankan mengikuti ujian sekolah berstandar nasional (USBN). Mengingat, saat ini kondisi siswa korban keracunan masih butuh perawatan.

USBN akan dilaksanakan Kamis, 3 Mei, hingga Sabtu, 5 Mei 2018. USBN susulan dilangsungkan Senin, 7 Mei 2018.

Kasus bermula saat SD Negeri 6 Mulyoharjo menggelar istigasah menyambut USBN. Kegiatan istigasah dilaksanakan Senin, 30 April 2018 malam. Puluhan orang diduga keracunan nasi kotak yang dibagikan panitia istigasah.


Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Agus Tri Harjono, menyampaikan Disdikpora menyarakan kepada siswa korban keracunan untuk mengikuti USBN susulan. Siswa korban keracunan di rawat di RSUD Kartini sebanyak 3 anak. Dua siswa dirawat di Klinik Iska dan dua siswa di Puskesmas Pakisaji.

“Tadi kami sudah melihat kondisi siswa dan masih belum memungkinakan untuk mengikuti ujian, maka kami sarankan untuk mengikuti ujian susulan saja,” ujar Agus, Rabu, 2 Mei 2018.

Baca: Puluhan Orang Keracunan Makanan Istigasah

Korban keracunan siswa kelas VI SD Negeri 6 Mulyoharjo, Selli Nur Andriani, menceritakan sampai saat ini masih merasakan pusing. Selain itu, perut juga masih terasa mulas.

“Badan masih lemas,” ujar Selli dengan suara lirih saat ditemui di ruang Melati 2 RSUD Kartini Jepara.

Meski dalam kondisi sakit, Selli masih ingin mengikuti USBN besok. Tapi, jika ada teman untuk mengikui USBN susulan, dia akan mengikuti USBN susulan.

“Ya, kepenginnya besok ikut (USBN) bareng sama teman-teman,” kata Selli.

Selli menceritakan setiap jelang USBN SD Negeri 6 Mulyoharjo menggelar istigasah. Usai istigasah kemarin, Selli memakan nasi kotak yang dibagikan panitia di rumahnya bersama kakaknya.

“Saya makan ayam bakar bumbu kacang bersama kakak,” ungkap Selli.

Baca: Korban Keracunan Nasi Kotak di Jepara Bertambah




(LDS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id