Lapas Pekalongan Tidak Layak Huni
Pagar Lapas roboh sepanjang 60 meter diI Pekalongan, Jawa Tengah. Medcom.id /Kuntoro Tayubi
Pekalongan: Lapas Kelas IIA Pekalongan dinilai sangat tidak layak huni bagi warga binaan. Sebab, banjir rob kerap merendam seluruh bangunan lapas.

"Saya sudah beberapa kali ke sini, tapi ini kondisi paling parah," kata Direktur Jendral Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sri Puguh Budi Utami saat meninjau kondisi Lapas Kelas IIA Pekalongan, Minggu, 27 Mei 2018.

Kondisi kamar, dapur dan bangunan lain dinilainya sangat tidak layak dan buruk. Banjir masih tinggi dan menyebabkan bau tak sedap.


"Jadi kasihan kalau warga binaan masih bertahan di sini," ungkapnya,

Tembok bangunan luar Lapas setinggi 60 meter juga jebo. Ini akan menjadi bahan pertimbangan untuk segera mengevakuasi warga binaan yang tersisa.

Sri mengatakan segera melaporkan kondisi Lapas Kelas IIA Pekalongan ini ke Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. "Agar warga binaan yang tersisa untuk segera dievakuasi, mengingat kondisi Lapas yang sangat buruk," tegasnya.

Menurut Sri, pemindahan atau evakuasi warga binaan nantinya bersifat permanen.

Jumlah warga binaan Lapas Kelas IIA Pekalongan sebanyak 769 orang. Sebanyak 331 warga binaan dipindah ke Lapas Nusakambangan 316 warga binaan sudah dipindahkan ke sejumlah Lapas/Rutan di Jawa Tengah, sedangkan warga binaan yang masih bertahan sebanyak 122 orang.
 



(SUR)