Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Medcom.id/ Pythag Kurniati.
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Medcom.id/ Pythag Kurniati. (Pythag Kurniati)

Bupati Sragen Pastikan Angka Penderita DBD

demam berdarah
Pythag Kurniati • 24 Januari 2019 11:33
Sragen: Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati meminta Dinas Kesehatan menerjunkan tim verifikator untuk mengecek tingginya laporan Deman Berdarah Dengue (DBD). Kusdinar menjelaskan, tim verifikator bertugas memastikan kebenaran data di lapangan.
 
"Butuh sekitar tiga hingga empat hari untuk melakukan verifikasi," kata Kusdinar saat dikonfirmasi, Kamis, 24 Januari 2019.
 
Mengacu data sementara, tercatat sebanyak 389 kasus DBD di Kabupaten Sragen. Tiga orang di antaranya meninggal dunia. "Itu adalah laporan kasus di tahun 2019 saja. Hingga tanggal 22 Januari 2019," ungkap Kusdinar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Angka tersebut merupakan catatan tertinggi sejak tahun 2015 lalu. Bila dibandingkan tahun 2018,  laporan kasus di tahun ini juga meningkat signifikan. Tahun 2018, sejak Januari hingga Desember tercatat ada sebanyak 340 kasus DBD. Dalam satu tahun, tiga orang meninggal dunia.
 
"Jadi memang tahun meningkat cukup banyak," beber Kusdinar.
 
Kusdinar menegaskan jika pemerintah Kabupaten Sragen mengakui peningkatan kasus DBD tahun ini perlu mendapat perhatian serius. Kusdinar menambahkan, tidak menutup kemungkinan bupati akan menetapkan KLB (Kejadian Luar Biasa) DBD untuk Kabupaten Sragen usai tim verifikator melakukan verifikasi.
 
"Jika nantinya KLB, konsekuensinya semua yang menderita DBD dengan diagnosa pasti menjadi tanggung jawab pemerintah," pungkas Kusdinar.
 
Bupati juga meminta penanganan DBD melibatkan seluruh pihak, bukan hanya salah satu dinas. Pemberantasan sarang nyamuk harus dilakukan secara masif oleh semua kalangan masyarakat.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi