Musisi yang ikut melayat di antaranya Erros Candra (gitaris Sheila On 7), Doni Saputra (eks vokalis Seventeen), Yudhi Rus Harjanto (eks gitaris Seventeeen) serta Lilik (Shaggydog).
Ayah almarhum Andi, Kusmardono mengatakan anaknya merupakan sosok yang sangat perhatian dengan keluarga. Meskipun, Andi dahulu tak memiliki jiwa sebagai musisi.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Dia (Andi) belajar main drum pas masih kuliah. Dulu-dulu gak bisa main musik," kata dia.
Ia mengatakan istri Andi dan anaknya selamat dari bencana tsunami Selat Sunda tersebut. "Pas itu anak istrinya gak ikut ke acara," kata dia.
Eks vokalis Seventeen, Doni mengutarakan peristiwa ini jadi cobaan berat untuk grup band tersebut. Selain pernah di band sama, Doni juga merupakan kakak sepupu Andi.
"Saya sangat terpukul atas peristiwa ini. Andi adalah sosok baik dan suka menolong. Ini cobaan berat buat saya," ungkapnya.
Selain itu, Eros mengaku juga memiliki kedekatan dengan almarhum Andi. Sebab band Seventeen pernah melakukan rekaman di studionya saat awal-awal terbentuk. Pun dengan Muhammad Awal Purbani, basis Seventeen yang dimakamkan di kawasan Ambarketawang, Gamping, Sleman, kemarin.
"Mereka (Seventeen) dulu rekaman di tempat saya. Sebagai teman, kami kerap ngobrol saat ketemu," ujarnya.
Band Seventeen menjadi salah satu kelompok yang tertimpa tsunami di Selat Sunda pada Minggu, 22 Desember 2018. Saat itu, mereka jadi salah satu pengisi acara gathering PLN di kawasan Tanjung Lesung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
