"Mereka yang membatalkan diganti sepenuhnya oleh PT KAI," kata Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) VI Yogyakarta, Eko Budianto kepada Medcom.id, Sabtu 7 April 2018.
KAI Daop VI Yogyakarta mengaku belum memiliki data penumpang terdampak karena tersebar di sejumlah stasiun di Solo, Yogya, Wates, dan Kutoarjo. Setidaknya ada sembilan kereta api dari arah barat maupun timur yang tak bisa melintas melalui jalur selatan.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
(Baca: KA Sancaka Tabrak Truk, Masinis Tewas)
Kereta api tersebut kemudian berpindah rute memalui jalur Utara. "Jumlah kereta api yang dari barat atau timur jumlahnya sekitar itu," jelasnya.
PT KAI menargetkan evakuasi badan KA selesai dievakuasi secepatnya. Saat ini, PT KAI telah mengerahkan alat berat untuk proses evakuasi.
"Evakuasi target secepatnya. Siang ini mungkin bisa selesai. Harapan kami seperti," jelasnya.
(Baca: KA Sancaka yang Terguling di Ngawi Dievakuasi)
Sebelumnya, Kereta Api Sancaka rute Yogyakarta-Surabaya mengalami kecelakaan dengan truk pengangkut beton bantalan rel di perlintasan liar Jumat malam sekitar pukul 18.25 WIB.
Kejadian itu mengakibatkan lokomotif dan tiga kereta di belakangnya anjlok. Lokasi peristiwa itu berada di antara Stasiun Kedungbanteng-Walikukun wilayah Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SUR)
