BPBD Ingatkan Warga Solo Antisipasi Banjir
Ilustrasi banjir, Medcom.id
Solo: Ratusan desa di Solo, Jawa Tengah, dan enam kabupaten sekitarnya rawan banjir dan longsor. BPBD Jawa Tengah pun mengingatkan warga di Solo dan sekitarnya untuk berhati-hati.

Kepala BPBD Jateng Sarwa Pramana mengatakan, di Solo, 22 kelurahan di lima kecamatan berpotensi banjir pada musim hujan. Ratusan warga Solo pun berpotensi terdampak bencana tersebut.

Terakhir kali, banjir merendam Solo pada bulan November 2017. Hampir 500 warga terdampak banjir. Ratusan warga tersebut tersebar di delapan kelurahan di Kota Solo.


Banjir saat itu merendam rumah-rumah warga dan bangunan publik. Ketinggian banjir kurang lebih semeter. Warga di beberapa kelurahan seperti Semanggi, Sewu, dan Pucangsawit terpaksa mengungsi.

"Sedangkan untuk tahun ini berdasarkan rekapitulasi, 22 kelurahan di Solo berpotensi terdampak," ujar Sarwa saat dihubungi Medcom.id, Sabtu, 24 November 2018.

Kepala BPBD Surakarta Eko Prajudhi menjelaskan, pihaknya telah melakukan langkah antisipasi. "Antara lain mempersiapkan tim, peralatan serta logistik," kata Eko.

Selain Solo, banjir juga berpotensi terjadi di Wonogiri, Klaten, Sukoharjo, Boyolali, Karanganyar, dan Sragen. Di Jawa Tengah, secara keseluruhan, sebanyak 1.846 desa di 336 kecamatan rawan terdampak banjir. Sementara longsor mengancam 2.134 desa di 344 kecamatan se-Jateng.

 



(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id