Ketum Pemuda Muhammadiyah Janji Jaga Jarak dengan Politik Praktis

Ahmad Mustaqim 29 November 2018 10:28 WIB
muhammadiyah
Ketum Pemuda Muhammadiyah Janji Jaga Jarak dengan Politik Praktis
Pengumuman hasil pemilihan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah. Medcom.id-Ahmad Mustaqim
Bantul: Muktamar ke XVII Pemuda Muhammadiyah memberikan mandat kepada Sunanto menjadi ketua umum pengurus pusat. Sunanto menyisihkan dua nama lain yang juga maju dalam pemilihan ketua umum. 

Pemilihan ketua umum dilakukan dalam muktamar itu sejak Rabu siang, 28 November 2018. Pemilihan hingga penghitungan surat suara dilakukan hingga tengah malam. 

Dalam pemilihan itu, Sunanto bersaing dengan Ahmad Fanani, dan Ahmad Kabin. Sementara, masih Andi Fajar Asti, Faisal, dan Muhammad Sukron tetap diikutkan meski sudah mengundurkan diri. Sebab, mereka pada awalnya sudah menyanggupi untuk maju dalam pemilihan ketua umum. 


Dalam penghitungan suara, Sunanto mendapatkan 590 suara dari total 1196 pemilik hak suara di acara muktamar. Sementara, Ahmad Labib mendapat 292 suara, Ahmad Fanani (266), Andi Fajar (0), Faizal, (2), dan Sukron (2). 

Dengan hasil itu, Ketua Hikmah dan Hubungan Antar Lembaga PP Pemuda Muhammadiyah periode 2014-2018 ini menjabat Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah periode 2018-2022. Sunanto menggantikan Dahnil Anzar Simanjuntak yang habis masa jabatannya. 

Sunanto mengatakan bersyukur bisa terpilih. Menurut dia, jabatan itu menjadi amanah yang harus dipertanggungjawabkan. 

Ia berjanji menjaga Pemuda Muhammadiyah tetap pada khittahnya. Ia mengatakan organisasi ini tak boleh terlibat dalam politik praktis. "Jadi ini tidak boleh dicampuradukkan," kata Sunanto selepas pengumuman. 

Sunanto mengungkapkan, pihaknya memang tak bisa mencegah kader untuk berafiliasi dengan partai politik tertentu. Namun, ia menilai perlu adanya penggerakan kader-kader yang potensial secara individu untuk berpolitik.  



(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id