Ilustrasi - Medcom.id.
Ilustrasi - Medcom.id. (Antara)

Jateng Modifikasi Aturan Mendikbud soal PPDB SMA

PPDB 2019
Antara • 18 Juni 2019 09:27
Semarang: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) memodifikasi penerapan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tingkat sekolah menengah atas pada 2019.
 
"Saya sudah konsultasi dengan kementerian untuk membuat petunjuk teknis yang disesuaikan dengan kearifan lokal terkait banyaknya siswa yang berprestasi," kata Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, di Semarang, Selasa, 18 Juni 2019, melansir Antara. 
 
Ganjar menjelaskan, modifikasi dilakukan karena terbatasnya akses sekolah di beberapa titik. Sehingga pihaknya memberlakukan besaran persentase untuk siswa berprestasi agar mendapat dua zona. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengungkap, siswa berprestasi diberikan kesempatan lebih luas dalam mendaftar sebagai bentuk penghargaan. Selain itu, lanjut Ganjar, juga untuk mempercepat pemerataan mutu pendidikan di Jateng. 
 
Ganjar menyebut, ada sejumlah daerah yang terjadi kekurangan siswa, yakni di Wonogiri, Purbalingga, dan Kendal. Pihaknya kata Ganjar telah meminta data, agar bisa diketahui wilayah mana saja yang bisa menyerap siswa. 
 
"Kita berikan keleluasaan di zona masing-masing, kalau mereka merasa memiliki prestasi bagus, bisa memilih sekolah terdekat. Dan pasti mendapatkan prioritas masuk, sedangkan potensi sekolah kosong coba kita antisipasi," jelasnya.
 
Ganjar meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng untuk segera menginfomrasikan cara pendaftaran dan zonasi, agar masyarakat tidak kebingungan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng Jumeri menambahkan, budaya kompetisi yang sehat harus dibangun agar memotivasi siswa makin tekun belajar, meningkatkan kreatifitas, inovatif dan kapasitasnya.
 
"Siswa berprestasi dapat diberikan peran sebagai partner dalam peningkatan pembelajaran di lingkungan sekolah. Untuk itu, pemerintah menjamin pelayanan pendidikan siswa yang berprestasi," ujarnya saat menyampaikan paparan PPDB Online SMA/SMK kepada Gubernur Ganjar.
 
Dia menerangkan, siswa berprestasi akan langsung lolos dalam dan diluar zona jika mendapat juara 1, 2, dan 3 lomba internasional. Kemudian, demikian juga dengan juala 1 lomba tingkat nasional, dengan catatan lomba yang diikuti tersebut berjenjang.
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif