Saat Lebaran, 40 Hewan Dititipkan di Pet Shop
Pekerja tengah mengurusi kucing di sebuah tempat jasa penitipan di Jepara, Selasa, 12 Juni 2018, Medcom.id - Rhobi
Kudus: Jasa penitipan hewan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mulai ramai. Masyarakat yang hendak mudik ke kampung halaman, menitipkan hewan peliharaan di jasa penitipan hewan. Salahsatunya di Kelurahan Panjunan, Kecamatan Kota Kudus atau tepatnya di Jalan Loekmono Hadi Nomor 55 Kudus.

Jasa penitipan hewan tidak hanya menawarkan jasa penginapan hewan. Salah satu tempat penitipan hewan, Holy Pet Shop, juga menyediakan berbagai pernak-pernik untuk kucing dan anjing. Berbagai jenis makanan hewan peliharaan juga disediakan di tempat tersebut.

Pemilik tempat penitipan hewan, Lilik menyampaikan, penitipan hewan selalu ramai saat lebaran. Jumlah hewan yang dititipkan naik berlipat-lipat jika dibanding pada hari-hari biasa.


“Kalau hari biasa paling hewan yang dititipkan tidak sampai sepuluh ekor. Tapi saat lebaran bisa sampai 40 ekor,” ujar Lilik, Selasa, 12 Juni 2018.

Lilik melanjutkan, saat ini penitip hewan di tempatnya masih belum ramai. Dia memprediksi lonjakan jumlah penitip mulai ramai pada H-2 lebaran.

“Tahun lalu pengalamannya begitu. Ramainya saat H-2 lebaran. Biasanya kuncing dan anjing yang dititipkan. Kalau hewan unggas kami tidak menerima,” kata Lilik.

Hewan yang dititipkan, Lilik melanjutkan, setiap hari akan mendapat perawatan serta pasokan makanan. Sementara, untuk keperluan kebersihan hewan, sesuai dengan permintaan pemiliknya.

“Kucing sehari Rp30 ribu, kalau anjing sehari Rp50 ribu. Sehari makan sesui kebiasaan dan jenis makanannya sama,” beber Lilik.

Selain menyediakan jasa penitipan, Lilik yang dibantu oleh tiga karyawannya juga bersedia memandikan hewan yang dititipkan. Hanya saja ada biaya tambahan, yakni Rp40 ribu untuk kucing dan Rp50 ribu untuk anjing.

“Kalau kucing normalnya dimandikan seminggu sekali. Tapi kalau dititipin di sini sampai dua minggu, pemiliknya biasanya mintanya dibersihin dan dimandiin saat mau diambil. Tapi ada pula yang meminta seminggu sekali dimandikan,” pungkas Lilik.



(RRN)