Kemenag Berencana Bangun Museum Haji Yogyakarta
Direktur Jendral Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama, Nizar Ali (kedua dari kanan) di DPRD DIY, Selasa, 6 November 2018. Medcom.id/Patricia Vicka
Yogyakarta: Kementerian Agama berencana membangun Museum Haji di  Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Museum akan dibangun di dalam Kompleks Embarkasi Yogyakarta sebagai salah satu bangunan pendukung.

Direktur Jendral Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama Nizar Ali mengatakan museum haji sangat cocok dihadirkan di  Yogyakarta. Dia beralasan yang merupakan salah satu daerah tujuan wisata utama di Indonesia.

Jika terlaksana, museum ini bisa menjadi destinasi wisata baru di kota budaya ini.


"Saya punya obsesi di Yogyakarta ada museum haji. Ini pasti akan menarik wisatawan di Yogyakarta," kata Nizar Ali saat rapat rencana pembangunan Embarkasi Haji bersama DPRD dan Pemda DIY, Kantor DPRD DIY, Selasa, 6 November 2018.

Museum Haji dirancang bukan hanya sekedar tempat wisata, namun juga sebagai pusat edukasi masyarakat terkait kegiatan ibadah ke tanah suci. Di dalamnya akan ditampilkan cerita dan foto-foto sejarah perjalanan haji dari zaman dahulu hingga sekarang. Ada pula barang-barang para peserta haji masa lampau.

Sementara untuk warga Yogyakarta, lanjut Nizar keberadaan museum ini dapat menggairahkan perekonomian di sekitarnya. Kunjungan wisatawan dapat mendorong warga membangun penginapan, tempat makan, jasa katering, jasa transportasi dan oleh-oleh.

"Pemda bisa menjembatani membantu UMKM untuk berbisnis di dalam embarkasi haji dan museum haji,"kata dia.
 
Kemenang bersedia untuk membiayai pembangunan museum tersebut. Desain bangunan akan dirancang Kantor Wilayah Kemenag DIY. Namun, Pemda DIY diminta menyediakan lahan.

Kepala Kanwil Kemenag DIY Lutfhi Hasan menambahkan, Kompleks Embarkasi Haji juga diusulkan menjadi destinasi wisata religi. Pihaknya berencana menghadirkan titik yang bagus untuk berswafoto. Misalnya, replika bangunan kakbah yang mirip aslinya. Adapula miniatur pesawat khusus calon haji. "Jadi orang engga perlu ke Arab untuk foto di samping kakbah,"candanya.

Sekretaris daerah Pemda DIY gatot Saptadi menyambut baik usulan tersebut. Dia akan segera menyampaikan rencana tersebut kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id