Banjir di Desa Batukali Kecamatan Kalinyamatan pada 2014. Medcom.id/Rhobi Shani
Banjir di Desa Batukali Kecamatan Kalinyamatan pada 2014. Medcom.id/Rhobi Shani (Rhobi Shani)

Hanya Satu Desa di Jepara Aman Risiko Bencana

cuaca buruk bencana longsor bencana banjir
Rhobi Shani • 16 Oktober 2018 13:03
Jepara: Menghadapi musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD) Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, memetakan daerah berisiko bencana banjir, longsor dan angin. Hanya satu dari 195 desa dan kelurahan di Kabupaten Jepara yang aman dari risiko bencana.
 
Kepala BPBD Kabupaten Jepara, Arwin Nor Isdiyanto menyebut hanya Desa Kriyan, Kecamatan Kalinyamatan, yang aman dari risiko di musim penghujan.
 
Ada lima desa dan kelurahan di Bumi Kartini yang berisiko bencana banjir, tanah longsor dan angin. Yaitu, Desa Clering dan Jugo Kecamatan Donorojo, dan Kelurahan Ujungbatu, Pengkol, dan Saripan Kecamatan Jepara Kota.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Persentase desa yang berisiko tanah longsor terbanyak di Kecamatan Keling dan Batealit. Di Kecamatan Keling, dari 12 desa yang ada, sebanyak 10 desa berisiko tanah longsor," urai Arwin, Selasa, 16 Oktober 2018.
 
Sementara di Kecamatan Batealit, lima dari 11 desa berisiko tanah longsor.
 
Untuk bencana banjir, seluruh desa di  Kecamatan Welahan paling berisiko terdampak. Wilayah ini dilalui Sungai Serang Welahan Drainage (SWD) 1 dan SWD II. Selain itu, kawasan ini juga berbatasan dengan Sungai Wulan.
 
"Sementara untuk desa yang berisiko bencana angin banyak tersebar di Kecamatan Tahunan dan Karimunjawa," kata Arwin.
 
Pemetaan daerah berisiko bencana banjir, longsor, dan angin, disampaikan Arwin, disusun oleh BPBD Jepara bersama dengan Universitas Gajah Mada.  
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif