Ruas jalan nasional di Bantul yang berlubang dalam tahap perbaikan. Medcom.id-Ahmad Mustaqim
Ruas jalan nasional di Bantul yang berlubang dalam tahap perbaikan. Medcom.id-Ahmad Mustaqim (Ahmad Mustaqim)

Jalan Nasional di Bantul Berlubang Sedalam Tiga Meter

jalan rusak
Ahmad Mustaqim • 25 April 2019 13:29
Bantul: Jalan Wates Kilometer 13 di Dusun Kalakan, Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta berlubang di salah satu sisi. Pantauan Medcom.id, Kamis, 25 April 2019, kondisi ini membuat arus lalu lintas tertanggu karena akses jalan harus diberlakukan buka-tutup arus. 
 
Kepala Unit Lalu Lintas Polsek Sedayu, Aiptu Bambang Subhan mengatakan lubang di jalan nasional menuju Kabupaten Kulon Progo hingga Purworejo, Jawa Tengah itu diketahui berlubang pada Rabu, 24 April 2019. Ia menyatakan laporan dari warga, situasi itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. 
 
"Kami dapat laporan sekitar jam 15.30 WIB," kata dia. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat melakukan pengecekan, lanjutnya, lubang dengan diameter hampir satu meter itu membahayakan bagi penggunakan jalan. Pihaknya memperkirakan, lubang di jalan itu sedalam tiga meter. 
 
"Kami sudah pasang pembatas jalan dan portal. Tadi malam diberi lampu sebagai tanda untuk hati-hati dalam berlalulintas," ujarnya. 
 
Penjabat Pembuat Komitmen 101 Pelaksana Jalan Nasional DIY, Sukiswandi lubang di jalan itu muncul akibat adanya saluran drainase yang lama tergerus air. Saluran drainase itu melintasi bawah jalan tersebut. 
 
"Konstruksinya (drainase) ini dari bata merah, setengah lingkaran. Tapi seperti tidak ada tulangannya," ujarnya di lokasi. 
 
Menurut dia, bagian bawah jalan itu terus tergerus lantaran terus mendalam tekanan dari banyaknya kendaraan yang melintas di atasnya. Perlahan, kata dia, bagian bawah jalan itu mulai retak hingga memunculkan lubang..
 
"Setelah runtuh, material halusnya lolos kebawa arus, sehingga terjadi atau terbentuk suatu rongga. Kekuatan badan jalan mulai menurun," katanya. 
 
Ia memperkirakan, lubang itu berkedalaman dua hingga tiga meter. Pihaknya sudah mengerahkan tenaga untuk segera menutup lubang itu. 
 
Penutupan lubang jalan dilakukan dengan material menyesuaikan konstruksi di jalan tersebut. "Kami lakukan penguatan kekuatan gorong-gorong di bawahnya," ujarnya. 
 
Ia memperkirakan perbaikan berlangsung hingga beberapa jam ke depan. Menurut dia, arus lalu lintas bisa berjalan normal pada sore hari atau besok. 
 
"Selain di sini, tak ada jalan (nasional) yang rusak. Kami ada tim pemantau soal perkembangan jalan nasional di setiap ruasnya," ungkapnya. 
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA18:59

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif