Direktur Penggalangan Pemilih Perempuan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Ida Fauziyah di Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu, 9 Januari 2019. Medcom.id/ Pythag Kurniati.
Direktur Penggalangan Pemilih Perempuan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Ida Fauziyah di Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu, 9 Januari 2019. Medcom.id/ Pythag Kurniati. (Pythag Kurniati)

Jokowi-Ma'ruf Ditarget Raih 70 Persen di Jateng

pilpres 2019
Pythag Kurniati • 09 Januari 2019 16:30
Solo: Direktur Penggalangan Pemilih Perempuan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Ida Fauziyah menarget unggul di Jawa Tengah. Tak tanggung-tanggung, Ida mematok target kemenangan tinggi.
 
"Di Jateng, minim 70 persen dong," kata Ida Fauziyah saat menghadiri Deklarasi Komunitas Srikandi Indonesia dukung Jokowi di Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu, 9 Januari 2019.
 
Ida meyakini, target tersebut tak muluk-muluk. Di Jateng, suara pemilih Jokowi-Ma'ruf memang lebih unggul. "Alhamdulillah di Jateng masih sangat tinggi. Mudah-mudahan bisa dipertahankan," jelas Ida.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ida tidak mempersoalkan kubu lawan yang membangun banyak posko di Jateng mendekati Pilpres 2019. Ida justru mempertanyakan banyaknya posko yang disiapkan oleh tim Prabowo-Sandi di Jawa Tengah.
 
"Kalau mereka butuh banyak posko itu artinya mereka tidak tenang dengan perolehan suara," ungkap Ida.
 
Bidik Suara Pemilih Perempuan
 
Ida Fauziyah melanjutkan, pemilih perempuan merupakan potensi besar dalam Pilpres 2019. Jika melihat jumlah pemilih keseluruhan di Indonesia, pemilih perempuan lebih banyak dibanding pemilih laki-laki dengan jumlah selisih 0,6 persen.
 
Ida melanjutkan, dalam sejarahnya, Presiden Jokowi adalah pemimpin yang menempatkan perempuan dalam posisi strategis. "Ada sembilan menteri di kabinet. Antara lain Menkeu, Menlu," jelas Ida.
 
Menurutnya, Jokowi-Ma'ruf adalah pasangan yang secara spesifik mengiatkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Tak hanya itu, alokasi APBN pada era Jokowi juga dinilai memberi dampak bagi perempuan.
 
"Maka tak heran, survei terakhir bulan September (2018) Jokowi dipilih oleh 50 persen lebih perempuan di Indonesia. Saya kira akan semakin meningkat," pungkas Ida.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi