Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, (kanan), MI/Ramdani.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, (kanan), MI/Ramdani. (Budi Arista Romadhoni)

Pemprov Jateng Berikan Santunan KPPS Yang Gugur

pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Budi Arista Romadhoni • 26 April 2019 19:23
Semarang: Pemerintah Provinsi Jawa tengah memberikan santunan kepada 47 keluarga Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 2019. Dari jumlah tersebut, 34 santunan diberikan bagi keluarga korban yang meninggal dan sisanya untuk keluarga yang sakit saat melaksanakan tugas.
 
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, secara pribadi mewakili masyarakat mengucapkan turut belasungkawa kepada para pahlawan pemilu yang gugur dalam menjalankan tugasnya.
 
"Kedepan kami mendorong pihak yang berwenang yakni KPU untuk menyiapkan. Saran saya sih ada asuransi agar kalau terjadi seperti ini ada yang bertanggungjawab," kata Ganjar di Gedung Gradhika Komplek Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Jumat, 26 April 2019. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ganjar mengungkapkan, karena kondisi darurat dan tidak ada yang menganggarkan, maka Pemprov Jateng  melakukan tindakan cepat dengan berinisiatif mencari sumber dana untuk santunan keluarga petugas pemilu yang gugur maupun sakit. 
 
Masing-masing petugas yang gugur maupun sakit mendapatkan Rp10 juta, yang dananya bersumber dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pemprov Jateng.
 
"Kami cari sumber yang memungkinkan dan tidak melangar aturan, maka kita pakai semuanya dengan Baznas. Masing-masing kami beri Rp10 juta," jelas Ganjar.
 
Ganjar menyebut, pihaknya juga masih akan terus menunggu data-data terbaru petugas pemilu di Jateng yang meninggal. "Kami akan tunggu data-data itu agar mereka bisa mendapat satu penghargaan, itu tindakan cepat dari kita. Data masih bertambah, kami pastikan semua dapat," tegas Ganjar. 
 
Sementara itu, Tiflah Zakiyah ,17, yang merupakan anak Ahmad Sukadi, petugas KPPS, warga Desa Wonopringgo Pekalongan mengaku sangat terharu saat menerima santunan tersebut. "Terharu, sedih sekali. Tapi terimakasih kepada bapak Gubernur yang telah perhatian kepada kami," pungkas Ganjar.
 
Hal senada disampaikan Anti Trianti,42, warga Kendal yang juga merupakan penerima santunan dari Gubernur. Ia mengatakan jika dalam pemilu tahun ini, suaminya yang bertugas sebagai Hansip gugur dalam tugas.
 
"Sore itu setelah tugas dari TPS, suami saya mengeluh masuk angin, terus saya kerokin. Belum selesai, dia izin ke kamar mandi, begitu keluar langsung jatuh," ungkap Anti.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif