Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal. (Ahmad Mustaqim)

Polda DIY Akan Tambah Pengamanan Rekapitulasi Surat Suara

pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Ahmad Mustaqim • 18 April 2019 19:24
Yogyakarta: Polda Daerah Istimewa Yogyakarta memungkinkan penambahan personel untuk mengamankan rekapitulasi surat suara. Penambahan pengamanan dilakukan termasuk untuk TPS rawan saat pemungutan suara.
 
"Kami menyiagakan 6688 pasukan, belum dari TNI. Kami juga amankan delapan TPS rawan kemarin," kata Kepala Polda DIY, Ahmad Dofiri di Yogyakarta, Kamis, 18 April 2019. 
 
Dofiri menjelaskan, kepolisian terus fokus pada pengamanan rekapitulasi surat suara. Pengamanan dilakukan hingga tuntas di tingkat KPU provinsi. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Setelah penghitungan surat suara nanti itu jadi fokus perhatian kami. Sampai benar-benar aman," beber Dofiri
 
Menurut Dofiri, hingga kini belum ada gangguan berarti soal kemanan selama pemilu. Meskipun, hal itu di luar sejumlah insiden masalah teknis penyelenggaraan pemilu. 
 
Misalnya, Ketua Bawaslu Bantul, Harlina mengatakan ada banyak pemilih tambahan dan pemilih khusus yang tak bisa menggunakan hak pilih. Padahal, acuan regulasi seharusnya logistik surat suara seharusnya tak mengalami kekurangan.
 
"Sesuai regulasi, surat suara harusnya sesuai DPT dan DPTb plus 2 persen. KPU juga mencetak demikian. DPTb disahkan usai DPT. Alhasil pencetakan (surat suara) tak demikian," kata Harlina. 
 
Menurut Herlina, jika sesuai aturan tak terjadi demikian di lapangan. Pemilih dengan lembar A5 tak masuk di dalam daftar. Masalah itu ditambah dengan informasi simpang siur soal KTP elektronik yang disebut bisa digunakan untuk menggunakan hak pilih. 
 
Padahal, hal demikian hanya berlaku jika pemilih menggunakan hak pilihnya di lokasi sesuai DPT. Alhasil, petugas di lapangan harus lebih bersabar karena harus mencari kekurangan surat suara di sejumlah TPS terdekat. 
 
"Ada yang menerima dan ada yang tidak. Bahkan pemilih DPTb ada yang memilih pulang," pungkas Herlina.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif