Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY, Komisaris Besar Hadi Utomo (kanan). Medcom.id/ Ahmad Mustaqim.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY, Komisaris Besar Hadi Utomo (kanan). Medcom.id/ Ahmad Mustaqim. (Ahmad Mustaqim)

Polda DIY Tak Temukan Fakta Baru di Maluku

pemerkosaan
Ahmad Mustaqim • 21 Januari 2019 20:24
Yogyakarta: Polisi tidak menemukan bukti baru soal kasus dugaan pemerkosaan mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) di Maluku. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY, Komisaris Besar Hadi Utomo Hadi mengatakan, oihaknya sudah berangkat ke lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) UGM di Pulau Seram, Maluku pekan lalu.
 
Hadi mengatakan jika anggotanya sudah mengecek lokasi kejadian di pondokan yang digunakan mahasiswa UGM saat KKN. Selain itu juga mencari keterangan dari sejumlah warga.
 
"Ada sebanyak lima saksi (di Maluku) yang saya minta keterangan. Tidak ada bukti-bukti baru di sana," kata Hadi di Polda DIY, Senin, 21 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Peluang Tipis Menuntut Keadilan dari UGM
 
Hadi menjelaskan, fakta-fakta yang sudah terkumpul sudah menunjukkan bahwa kejadian soal adanya peristiwa atau kasus memang ada. Namun, dugaan kasus itu apakah masuk dalam hal pemerkosaan atau pencabulan belum ada kesimpulan.
 
Ia juga mengaku meminta bantuan penjelasan dari pakar hukum dari sejumlah perguruan tinggi. Sejumlah pakar hukum yang telah dimintai bantuan yakni dari Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.
 
"Kami ingin membuat kasus yang terjadi ini bisa semakin jelas," beber Hadi. 
 
Dengan penambahan lima orang saksi, sejauh ini sudah total 26 saksi diperiksa. Hadi berujar, penyidikan masih terus dilakukan. "Penyidikan ini kan merangkai keterangan satu dengan keterangan lain. Ada kesulitan atau tidak, itu hal biasa," pungkas Hadi.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif