Jalur Pendakian Merapi Masih Ditutup
Ratusan pendaki di Gunung Merapi. (ANT/Teresia May)
Boyolali: Jalur pendakian Merapi masih ditutup hingga kini, setelah letusan freatik Gunung Merapi pada Jumat pagi, 11 Mei 2018. Sebanyak 166 pendaki dipastikan telah dievakuasi dari lokasi Pasar Bubrah, berjarak sekitar 1 kilometer dari  puncak Merapi. 

"Sampai hari ini masih ditutup. Seluruh pendaki sudah turun semua, kemarin," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Boyolali Bambang Sinung, Sabtu 12 Mei 2018. 

Dia melanjutkan, sejumlah posko didirikan dan dijaga oleh tim gabungan dari Mahameru, relawan, PMI, BPBD dan tim medis. Sekitar 10 petugas dikerahkan untuk menyisir dan menurunkan pendaki kemarin. 


Baca: Ratusan Pendaki Gunung Merapi Telah Dievakuasi

Bambang mengungkap, pendaki yang telah dievakuasi tidak ada yang mengalami luka parah. Hanya, beberapa pendaki menderita luka ringan karena tergelincir. 

"Jadi karena panik, buru-buru turun, jatuh. Tapi lukanya luka ringan," ujarnya.

Bambang mengaku, belum mengetahui hingga kapan jalur pendakian Merapu ditutup. Sebab, membuka dan menutup jalur pendakian adalah kewenangan Balai Taman  Nasional Gunung Merapi.

Baca: Letusan Freaktik tak Bisa Diprediksi



(LDS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id