PDIP Yakin Ganjar-Yasin Raih Suara Minimal 61,6 Persen

Mustholih 27 Juni 2018 05:56 WIB
pilkada serentak
PDIP Yakin Ganjar-Yasin Raih Suara Minimal 61,6 Persen
Pasangan cagub dan cawagub Jateng nomor urut 1, Ganjar Pranowo (kiri)-Taj Yasin (kanan), berbicara dalam debat putaran ketiga calon gubernur dan wakil gubernur Jateng, di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (21/6). ANTARA FOTO/R. Rekotomo.
Semarang: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yakin jika pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen, bakal meraup suara minimal 61,6 persen. Angka tersebut keluar berdasarkan hasil survei harian yang digelar PDI Perjuangan Jateng sejak 19 hingga 26 Juni 2018.

"Per-19 Juni sampai hari ini kita lakukan survei harian. Malam hari ini kami ingin menguji, besok angkanya berapa? Ganjar-Yasin berapa dan Pak Sudirman Said-Ida Fauziyah berapa," kata Ketua PDI Perjuangan Jateng, Bambang Wuryanto, di Semarang, Jateng, Selasa malam, 27 Juni 2018.

Bambang menjelaskan partainya melakukan survei harian untuk mengukur kekuatan Ganjar-Yasin secara real time. Tujuannya, untuk segera membuat langkah perbaikan apabila terjadi kemerosotan elektabilitas jagoan mereka. "Bagi kami sekarang survei harian adalah early warning system. Oh, hari ini turun berapa, kita cek, dan kita lakukan perbaikan," jelas Bambang.


Menurut Bambang, elektabilitas Ganjar-Yasin sempat mengalami kemerosotan sekitar satu sampai dua persen pada 21 dan 22 Juni 2018. Bambang berujar pihaknya segera melakukan perbaikan kerja politik hingga akhirnya tren elektabilitas Ganjar-Yasin kembali beranjak naik.

"Kita berkaca pada kekalahan di Pilkada DKI Jakarta. Sepuluh hari jelang pemilihan di survei kita menang tapi pas hari pemilihan kita jeblok," tegas pria yang akrab disapa Bambang Pacul itu.

Bambang menyatakan survei dilakukan secara acak pada 700 responden masyarakat Jateng. Menurut Bambang, di Jateng, Ganjar-Yasin maksimal bakal meraih suara 71,6 persen. "Tapi kalau hitung-hitungan survei normal, Ganjar-Yasin meraih suara 65,4 persen. Itu yang masuk akal," tegas Bambang.

Bambang kembali mengatakan, survei tersebut merupakan ujian akademik bagi PDI Perjuangan. "Kalau benar, berarti kita lulus. Tingkat akurasi survei kita lihat pas hari penghitungan," terang Bambang.

Pada hari pemilihan, PDI Perjuangan bakal mengerahkan dua saksi di tiap tempat pemungutan suara di Jateng. Mereka sudah dalam posisi siap di TPS masing-masing. "Saksi sudah on position, total 63.973 kali dua," jelas Bambang.

Keterangan foto: Ketua PDI-Perjuangan Jateng, Bambang Wuryanto, saat memaparkan hasil survei internal harian. Foto Mustholih.



(DEN)