Gunung Merapi Meletus, Masyarakat Kembali Mengungsi

Ahmad Mustaqim 01 Juni 2018 14:16 WIB
gunung merapi
Gunung Merapi Meletus, Masyarakat Kembali Mengungsi
Gunung Merapi erupsi. Foto BNPB
Yogyakarta: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman mencatat ada puluhan warga lereng Gunung Merapi yang kembali mengungsi usai letusan pada Jumat, 1 Juni 2018. Mereka mengungsi keduakalinya setelah sempat mengungsi akibat letusan pada pekan lalu. 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman, Makwan mengatakan, ada banyak warga yang sempat mengungsi sesaat setelah Gunung Merapi meletus pada pukul 8.20 WIB. Warga yang mengungsi tersebut dari Dusun Kalitengah Lor yang berjarak lebih dari tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi. 

"Tapi beberapa warga yang masih mudah sudah kembali ke rumah masing-masing. Warga mengungsi ke sejumlah barak pengungsian," ujar Makwan saat dihubungi, Jumat, 1 Juni 2018. 


Ia menyebutkan, sejumlah lokasi yang jadi barak pengungsian berada di Purwobinangan, Girikerto, hingga Balai Desa Glagaharjo. Hingga kini, masih ada sekitar 60 pengungsi balita dan lansia yang bertahan di Balai Desa Glagaharjo. 

"Karena kondisi, (balita dan lansia) tak boleh naik turun. Masyarakat masih boleh beraktivitas selama di luar radius tiga kilometer dan tetap waspada dengan mengenakan masker serta kacamata saat hujan abu," ungkapnya. 

Ia menegaskan, masyarakat masih dalam posisi aman. Pihak BPBD juga akan memfasilitasi logistik selama tinggal di pengungsian. 

Makwan menyebut masih ada bantuan berupa kasur, hingga tikar yang bisa digunakan pengungsi. "Kasurnya ada sebanyak 130 buah," kata dia. 

Hingga kini, Gunung Merapi masih berstatus waspada dan jarak radius aman masih tiga kilometer. Letusan hari ini dengan durasi dua menit dan kolom material setinggi 6.000 meter menjadi yang pertama usai letusan sepekan yang lalu. Berdasarkan pantauan BMKG, sebaran abu berada di arah timur laut, tenggara, dan selatan.



(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id