Penutupan jalur kereta itu bakal dikerjakan tim gabungan dari KAI Daop 4 Semarang bersama Direktorat Keselamatan Perkeretaapian, Balai Pengembangan Tekhnik Perkeretaapian Wilayah Jateng, Dishub dan Pemda setempat.
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Suprapto menyatakan, jumlah jalur KA yang ditutup itu lebih sedikit ketimbang kondisi tahun 2017 kemarin yang mencapai 133 titik.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Rencananya ada 77 titik yang akan ditutup demi meningkatkan keselamatan bagi pengguna jalan raya," ujar Suprapto di Semarang, Minggu 3 Juni 2018.
Pihaknya menerjunkan 574 personel yang meliputi 106 petugas KAI organik dan 468 non organik. Ada pembagian 468 tenaga non organik KAI yaitu personel reguler ada 350 orang, dan tenaga keamanan BKO dari TNI/Polri 118 personel.
Untuk 350 tenaga keamanan internal reguler sendiri akan terbagi menjadi dua bagian, mencakup keamanan tetap 265 personel dan keamanan objek vital dan keamanan aset sebanyak 85 personel.
"Mereka ini bertugas memperketat penjagaan di atas gerbong kereta, memantau keamanan di sepanjang jalur kereta serta mengamankan semua aset KAI yang terkait dengan operasional perjalanan kereta," ungkapnya.
KAI juga mendapat bantuan ratusan personel lagi dari unsur TNI/Polri ditambah enam anjing pelancak (K9) yang berjaga di Stasiun Semarang Tawang dan Stasiun Semarang Poncol. Ia berharap adanya pengamanan itu bisa memperlancar perjalanan kereta selama arus mudik Lebaran 1439 Hijriyah.
"Mudah-mudahan semuanya tertib, aman dan terkendali sehingga bisa memberikan kenyamanan bagi pemudik yang naik kereta Lebaran tahun ini," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SUR)
