Rujukan Berjenjang Bikin Warga Keluar Banyak Uang
Logo BPJS Keehatan, dok: istimewa
Yogyakarta: Pemerintah Kota Yogyakarta meminta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan meninjau kembali perubahan sistem rujukan berjenjang. Pasalnya sistem baru ini menyulitkan masyarakat mengakses layanan kesehatan dengan cepat.

Dalam sistem baru, rujukan harus dilakukan berjenjang mulai dari faskes 1 yaitu puskesmas dan klinik, lalu ke RS tipe D, RS tipe C, baru RS tipe B dan terakhir tipe A. Hal ini menyebabkan warga harus berkonsultasi dan mendata diri ulang di RS rujukan. 

"Kami minta sistem ini ditinjau kembali. Karena sistemnya tidak efisien dan menyulitkan warga,"ujar Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Kamis 11 Oktober 2018.


Ia mencontohkan usai sistem ini diterapkan, beberapa pasien harus menempuh jarak yang jauh untuk bisa datang ke RS rujukan. Warga kota Yogyakarta yang hendak berobat harus pergi ke Kabupaten Sleman atau Bantul untuk bisa ditangani di RS tipe D. Hal ini membuat masyarakat keluar uang dan waktu lebih banyak

Ia melanjutkan warga yang hendak mengakses RS tipe B atau A juga harus mengantre berkali-kali dan menunggu beberapa hari.

"Misalnya ada pasien yang mau ke RS tipe A. Dia harus antri empat sampai lima kali supaya dapat surat rujukan. Dimulai dari FKTP tingkat 1, lalu RS tipe D, C, B dan baru A. Inikan ga efisien,"pungkasnya.

Pihaknya akan melayangkan surat ke BPJS Kesehatan dalam waktu dekat. Pemkot berharap sistem rujukan bisa kembali seperti dahulu.

Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Yogyakarta Fita Yulia menyarankan BPJS Kesehatan untuk membatasi rujukan ke rumah sakit. Pembatasan dilakukan sesuai batasan wilayah Kota madya atau Kabupaten. 

"Kami minta rujukan hanya berlaku di rumah sakit dalam satu kota madya, bukan satu provinsi. Jadi kalau RS tipe D tak bisa menampung pasien, bisa segera di pindah ke tipe lain. Warga ga perlu pergi jauh-jauh ke kabupaten lain untuk berobat,"tegasnya.

Pembatasan sistem rujukan ini diharapkan membuat rumah sakit tipe lainnya tidak kehabisan pasien. Disamping itu masyarakat juga bisa mendapatkan pelayanan kesehatan lebih cepat dan tepat.

Tercatat ada 21 rumah sakit segala tipe di Kota Yogyakarta. Enam diantaranya adalah Rs tipe D. Rumah sakit tipe D di Kota Yogyakarta diantaranya RS Pratama Yogyakarta yang beralamat di Jl. Kolonel Sugiyono, Mergangsan, RS Happy Land di Jl. Ipda Tut Harsono No. 53 Timoho dan RS Islam Hidayatullah di Jl Veteran no 184. 




(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id