General Manager Tiga Ananda, Creative Imprint Tiga Serangkai (TS), Mas Admuawan, mengaku terjadi kesalahan dalam pengemasan materi. Pihaknya siap mengganti biaya pembelian buku para konsumen yang telanjur membeli.
"Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Bagi yang tidak berkenan, silakan dikembalikan. Nanti kita tukar produk lain atau kita ganti biaya pembeliannya,” ujar Mas Admuawan, Rabu, 22 Februari 2017.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Dia mengungkapkan, tujuan pembuatan buku murni memberi edukasi seksual bagi anak-anak. Melalui buku "Berani Tidur Sendiri", orang tua diharapkan dapat menuntun anak-anak agar bisa mencegah dari kejahatan seksual, maupun dari ancaman kuman penyakit.
Namun jika animo masyarakat terhadap buku ini cukup tinggi, maka pihaknya akan melakukan penulisan ulang mengenai materi dan konten dalam buku. "Bisa tema yang sama atau merevisi menjadi lebih baik," ujar Mas.
Baca: Menko Puan Perintahkan Mendikbud Investigasi Buku Anak Berbau Pornografi
Editor buku, Dita Kurnia, mengaku tertarik ketika membaca tulisan Fita Chakra, penulis asal Yogyakarta. Pasalnya, tema tersebut penting dan jarang dibahas dalam edukasi anak.
Dita menambahkan, Fita juga telah menelurkan puluhan karya.
"Buku ini pun sebenarnya sudah kita komunikasikan dengan pakar," kata pria yang disapa Didit itu.
Dari total 3.000 eksemplar, buku tersebut baru terjual 500 eksemplar. 2.500 eksemplar yang belum terjual telah ditarik oleh Tiga Serangkai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ALB)
