Foto ilustrasi. (Ant/Irwansyah Putra)
Foto ilustrasi. (Ant/Irwansyah Putra) (Ahmad Mustaqim)

Ratusan Kambing Warga Gunungkidul Mati Kehabisan Darah

hewan ternak
Ahmad Mustaqim • 31 Oktober 2016 10:09
medcom.id, Gunungkidul: Ternak kambing masyarakat Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mati kehabisan darah. Tak hanya puluhan, ternak warga yang berlokasi di Desa Giripurwo, Kecamatan Purwosari itu sudah mencapai ratusan yang mati.
 
Kepala Desa Giripurwo, Supriyadi, mengatakan, dalam satu tahun sudah ada seratusan kambing yang mati tanpa diketahui jelas penyebabnya. Sejak pertengahan Oktober, lima kambing mati dalam kondisi kehabisan darah. Selain mati, ada pula 14 kambing yang mengalami luka.
 
"Kambing yang mati itu sebagian besar kehabisan darah. Yang luka, mayoritas luka di bagian leher," kata Supriyadi melalui sambungan telepon di Yogyakarta, Senin (31/10/2016).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Puluhan Ternak Sapi di Pinrang Mati Mendadak Diserang Virus Antraks
 
Ia mengungkapkan warga sudah berupaya melakukan ronda untuk menjaga kandang ternak yang berada jauh dari permukiman. Namun, masih saja ada kambing yang pagi harinya mati atau mengalami luka.
 
Supriyadi bilang, warga menduga kambing menjadi sasaran anjing hutan. Sebab, lanjutnya, hampir semua kambing yang menjadi korban diduga mendapat serangan dari hewan liar itu pada dini hari.
 
Baca: Belasan Kambing Kurban Mati Sebelum Disembelih
 
Senada dengan Camat Purwosari, Sukis Heriyanto. Dia bilang, itu karena serangan anjing hutan menyerupai srigala. Kemungkinan, kata dia, hewan hutan yang tinggal di gua-gua menyerang ternak warga akibat kehabisan mangsa.
 
"Mungkin juga karena ternak warga lokasinya jauh dari permukiman. Kita upayakan ternak warga dipindah tak jauh dari permukiman, harapannya tak ada ternak kambing yang jadi korban lagi," ujarnya.
 

(SAN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif