Pemerintah Kota Semarang menargetkan Gedung IBS ICU itu selesai dibangun pada Desember 2017. Gedung yang dibangun di lahan seluas 2.000 meter. Gedung itu rencananya memiliki empat lantai dan akan digunakan untuk melayani perawatan intensif seperti Bedah, Radiologi, dan PICU-NICU (ruang perawatan khusus bayi sebelum berusia 28 hari).
Kebutuhan pengoperasian gedung ICU di RSUD Wongsonegoro sudah sangat mendesak. Sebab, RS Wongsonegoro merupakan rumah sakit pilihan berobat bagi warga Semarang yang kurang mampu.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Pembangunan gedungnya, saya cek sudah mencapai 50 persen dan tidak ditemukan ada kendala," kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, saat meninjau pembangunan di RSUD Wongsonegoro, Semarang, Jawa Tengah, Kamis 5 Oktober 2017.
Dia berharap gedung ini cepat selesai. Pengerjaan fisik gedung pun sudah mencapai 50 persen.
Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro, Susi Herawati, mengakuui rumah sakit yang dipimpinnya itu kerap mendapatkan rujukan pasien tidak mampu dari rumah sakit lain. Karena alasan itu, pengerjaan gedung akan dikebut agar bisa selesai sesuai target.
"Kami ditarget untuk dapat terus meningkatkan fasilitas di sini agar dapat melayani seluruh warga yang tidak mampu", tutur Susi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SUR)
