NEWSTICKER
Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Sri Wantini (tengah) dan Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Sleman, Dwi Warni Yuliastuti (kanan) di kantor Dinas Pendidikan Sleman, Jumat, 5 Juli 2019. Medcom.id-Ahmad Mustaqim.
Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Sri Wantini (tengah) dan Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Sleman, Dwi Warni Yuliastuti (kanan) di kantor Dinas Pendidikan Sleman, Jumat, 5 Juli 2019. Medcom.id-Ahmad Mustaqim. (Ahmad Mustaqim)

Disdik Sleman Evaluasi Penggunaan Sistem PPDB Online

PPDB 2019
Ahmad Mustaqim • 05 Juli 2019 16:43
Sleman: Dinas Pendidikan menyiapkan evaluasi terkait penggunaan sistem online dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Padahal sistem ini sudah diujicobakan sebelum proses PPDB dilakukan.
 
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Sleman, Dwi Warni Yuliastuti mengatakan evaluasi nantinya akan dilakukan menyeluruh. Termasuk dalam penyediaan data siswa.
 
"Sistem (untuk PPDB) ini sempat kami simulasikan di Kominfo (Dinas Komunikasi Sleman). Tapi memang ada masalah database pada sistem PPDB ini," kata Dwi di kantor Dinas Pendidikan Sleman, Jumat, 5 Juli 2019. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, Dinas Pendidikan akan memperbaiki penyediaan data peserta didik calon pendaftar. Perbaikan ini dilakukan sejak dari tingkatan SD/MI. 
 
"Kami akan pastikan semua anak lulusan SD dan MI masuk database Disdik. Perbaikan ini jadi bagian dari (PPDB) sistem (online)," jelas Dwi. 
 
Menurut Dwi munculnya masalah dalam sistem yang digunakan Dinas Pendidikan dalam proses PPDB akan menjadi masukan tersendiri. Pihaknya juga akan mempertimbangkan sistem seperti apa ke depan yang akan dipakai. 
 
"Database, sistem juga kami evaluasi. Sebelum digunakan kita harus melihat pengalaman penggunaan (sistem) sebelumnya," beber Dwi.
 
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Sri Wantini menambahkan pihaknya juga berencana menyelaraskan data yang ada dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) lembaganya. Dapodik Dinas Pendidikan Sleman juga akan menjadi data kependudukan. 
 
"Dapodik ini juga akan menjadi bagian data Pemda, termasuk data kependudukan. Untuk mendapatkan data base yang lebih lengkap," ungkap Sri.
 
Proses PPDB SMP di Sleman mengalami masalah pada sistem. Daftar peringkat atau perangkingan mengalami masalah sehingga ratusan siswa yang sebagian seharusnya masuk, namun tidak ada di daftar. 
 
Situasi ini membuat 260 pendaftar mengalami masalah. Jumlah pendaftar bermasalah ini merupakan dua persen dari total pendaftar sebanyak 12.500. Kuota kursi SMP negeri di Sleman sebanyak 7.904. 
 
Dinas Pendidikan Sleman membahas masalah ini dengan 54 kepala SMP negeri. Para kepala sekolah ini telah diminta mengumpulkan data siswa yang masuk dalam proses PPDB. 
 
Akibat masalah sistem, proses pendaftaran ulang SMP negeri terpaksa diundur. Kemudian, Dinas Pendidikan Sleman juga meminta pengunduran masa pendaftaran di SMP swasta. 
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif