"Mobil pick-up terpental sampai 6 meter. Sebelumnya, mobil sudah mogok," kata Kepala Humas KAI Daerah Operasional IV Semarang Edy Kuswoyo, saat dikonfirmasi dalam pesan singkat.
Edy menuturkan, kecelakaan terjadi pada pukul 21.52 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut karena sopir pick-up dengan nomor polisi K 1804 MN itu sempat keluar menyelamatkan diri.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Pengemudi kabur entah ke mana. Sopirnya masih dalam pencarian petugas kepolisian," ujar Edy.
KA Agro Bromo Anggrek, lanjut Edy, tidak mengalami kerusakan yang berarti akibat kecelakaan tersebut. Kereta kembali melanjutkan perjalanan ke Ibu Kota beberapa saat kemudian.
"Argo Bromo Anggrek berangkat lagi dari lokasi pukul 21.54 WIB," jelas Edy.
Sebelumnya, KA Argo Bromo Anggrek juga menabrak kendaraan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Grobogan, Jawa Tengah. Kereta yang bertolak ke Jakarta itu menabrak mobil Avanza di kilometer 53/300 antara Stasiun Ngrombo dan Stasiun Sedadi pada pukul 10.35 WIB, Minggu 21 Mei 2017.
Kecelakaan mengakibatkan mobil hangus terbakar dan empat penumpangnya meninggal di tempat. Seluruh korban adalah warga Semarang yang tinggal di Perumahan Dinar Mas.
(Baca: Kereta Tabrak Avanza 4 Orang Tewas)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(NIN)
