Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta Baskara Aji. Medcom.id/Patricia Vicka
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta Baskara Aji. Medcom.id/Patricia Vicka (Patricia Vicka)

Kuota Jalur Prestasi PPDB 2019 di DIY Tetap Lima Persen

Sistem Zonasi PPDB 2019
Patricia Vicka • 25 Juni 2019 18:56
Yogyakarta: Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta tidak menambah kuota jalur prestasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019.  Kuota jalur prestasi tetap sebesar lima persen dari total penerimaan siswa baru jalur zonasi.
 
Kepala Disdikpora DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan revisi Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 terkait penambahan kuota jalur prestasi menjadi 15 persen dalam PPDB tidak cocok ditetapkan di DIY. Ia beralasan jatah kuota siswa miskin akan berkurang jika aturan tersebut diterapkan.
 
"Kasihan. Nanti jatah siswa kurang mampu jadi berkurang, hanya 20 persen dari 80 persen zonasi. Lebih bagus kuota yang lama yakni 20 persen dari 90 persen zonasi," ujar Aji pada Medcom.id di Yogyakarta, Selasa 25 Juni 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penerapan revisi terkait kuota jalur prestasi juga memerlukan revisi Peraturan Gubernur DIY yang membutuhkan waktu lama. Di samping itu, Disdikpora juga perlu melakukan sosialisasi.
 
"Proses pendaftaran PPDB sudah berjalan. Kalau diubah, kita tidak punya waktu lagi untuk sosialisasi ke sekolah dan orang tua siswa," kata dia.
 
Protes yang dilayangkan orang tua terkait kuota prestasi dianggapnya sebagai hal yang wajar. Namun, ia memastikan bahwa kualitas semua SMA/SMK negeri dan swasta di Yogyakarta sudah sama.
 
"Semua SMA di Yogyakarta sudah terakreditasi A. Orang tua yang punya anak pintar bisa mendaftarkan anaknya di semua sekolah melalui jalur prestasi," tutur dia.
 
Berdasarkan catatan Disdikpora, SMA dan SMK negeri dan swasta di seluruh DIY berjumlah 450 sekolah. Sebanyak 118 sekolah di antaranya sekolah swasta.
 
Sementara total daya tampung seluruh SMA dan SMK swasta dan negeri adalah 51 ribu siswa. Rincian daya tampung tersebut terdiri dari 15 ribu siswa di SMA negeri, 17 ribu siswa di SMK negeri dan 19 ribu siswa di SMA dan SMK swasta.
 
Sebelumnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy akhirnya merevisi Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 tentang PPDB, dengan poin perubahan pada memperluas jalur prestasi dari 5% menjadi 5-15%. Di sisi lain kuota untuk zonasi turun dari 90% menjadi 80%. Revisi ini baru saja diumumkan mulai Kamis  20 Juni 2019.
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif