Aktivitas snorkeling di Pulau Panjang, Jepara, Jateng. (Metrotvnews.com/Rhobi Shani)
Aktivitas snorkeling di Pulau Panjang, Jepara, Jateng. (Metrotvnews.com/Rhobi Shani) (Rhobi Shani)

Melirik Snorkeling di Pulau Panjang

pariwisata daerah
Rhobi Shani • 10 April 2016 17:23
medcom.id, Jepara: Keindahan alam bawah laut kepulauan Karimunjawa Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, telah kesohor ke penjuru negeri. Beragam jenis ikan hias dan terumbu karang dapat dinikmati dengan snorkeling atau menyelam di perairan laut dangkal.
 
Kini untuk menikmati keindahan alam bawah laut di Kabupaten Jepara tak lagi perlu menyebrang jauh-jauh hingga ke kepulauan Karimunjawa. Sejumlah pantai di daratan Jepara juga memiliki spot snorkeling yang tak kalah menarik dari Karimunjawa.
 
Teguh Kurniawan, pengelola biro perjalanan wisata menyampaikan, sebetulnya pantai-pantai di daratan Kabupaten Jepara memiliki spot snorkeling cukup bagus. Hanya saja selama ini belum banyak diketahui orang dan penyedia jasa pariwisata.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Seperti di Pantai Bondo dan pantai di sekeliling Pulau Panjang,” ujar Wawan, Minggu (10/4/2016).
 
Wawan melanjutkan, sejumlah ikan hias dan terumbu karang nan catik dapat di jumpai di lokasi-lokasi tersebut.  Hanya saja, untuk spot snorkeling di Pantai Bondo, wisatawan harus berhati-hati. Pasalnya, masih dijumpai beberapa jenis ular laut. Itu seperti ular cincin dan ular lempe.
 
“Tapi kalau spot snorkeling di Pulau Panjang aman. Setelah melakukan survei kami tidak menjumpai ular, yang ada belut karang,” kata Wawan.
 
Selain tidak menjumpai ular laut, Wawan melanjutkan, beragam jenis ikan hias juga dijumpai di pantai Pulau Panjang. Tak hanya itu, terumbu karang jenis tanduk rusa dan karang-karang mati berukuran besar juga dijumpai di pantai Pulau Panjang.
 
“Terumbu karangnya ada yang masih hidup dan ada yang sudah mati. Bagi yang tidak bisa berenang, snorkeling di kedalaman 1,5 meter sampai 2,5 meter masih aman,” papar Wawan.
 
Selain melakukan survei langsung, Wawan menyatakan, snorkeling di Pulau Panjang aman berdasar data analisis yang dilakukan mahasiswa kelautan dan perikanan Universitas Diponegoro.
 
“Aman itu tidak hanya berdasarkan hasil survei kami saja, tapi juga hasil penelitian teman-teman mahasiswa kelautan Undip,” tandas Wawan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(SAN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif