Ilustrasi tembakau/ANT/Saiful Bahri
Ilustrasi tembakau/ANT/Saiful Bahri ()

Petani Lereng Gunung Sumbing Mulai Menyemai Benih Tembakau

tembakau
03 Maret 2017 06:39
medcom.id, Temanggung: Petani di lereng Gunung Sumbung, Desa Legoksari, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah mulai membuat persemaian benih tembakau jelang masa tanam tahun ini. Kepala Desa Legoksari Subakir mengatakan, sejak akhir Februari 2017 persemaian bibit tembakau telah dibuat untuk penanaman pada akhir Maret hingga April 2017.
 
Petani di Desa Legoksari  menyemai benih tembakau varietas kemloko sesuai permintaan pabrik. Mereka bakal lebih dulu menanam ketimbang petani di daerah bawah atau di lahan sawah karena umur tanaman di kawasan atas lebih paanjang.
 
"Tembakau srinthil yang merupakan kualitas terbaik biasanya muncul di Desa Legoksari, tetapi tahun lalu tidak ada tembakau srinthil," kata Subakir di Temanggung, seperti dilansir Antara, Jumat 3 Maret 2017.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Subakir,harga tembakau sempat jatuh tahun lalu. Sebab, hampir sepanjang tahun hujan mengguyur wilayah itu.
 
Pada 2016, harga tembakau tertinggi di Desa Legoksari hanya Rp40 ribu per kilogram, padahal biasanya bisa sampai di atas Rp100 ribu per kilogram.
 
Subakir mengatakan, meski terpuruk, petani tak patah semangat karena tembakau merupakan komoditas yang bisa hidup ketika kemarau di daerah itu. Secara ekonomis, tembakau masih cukup menjanjikan.
 
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemerintah Kabupaten Temanggung juga membagikan benih tembakau gratis untuk petani. Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Temanggung Mintyasto mengatakan, tahun ini pihaknya menyiapkan 145 kilogram benih tembakau varietas kemloko.
 
Benih terdiri atas 53 kilogram varietas kemloko I, 28 kilogram kemloko II, dan 64 kilogram kemloko III. Ia menjelaskan, 10 gram biji atau benih tembakau bisa menghasilkan bibit tembakau untuk ditanam di luas lahan satu hektare.
 
Selama ini, kata dia, sebagian petani memiliki benih sendiri untuk ditanam di lahannya. Guna menjaga kualitas tembakau asli, yakni varietas kemloko, Pemkab Temanggung melakukan pemurnian benih, dengan dimurnikannya benih maka diharapkan keaslian tembakau Temanggung bisa dipertahankan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(OJE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif