Selain itu, ada sembilan siswa mendapat nilai sempurna dengan score 300 dari 3 mata pelajaran. SD peraih nilai rerata tertinggi adalah SD Negeri Percobaan 3 dengan total nilai 289,95.
Kesembilan siswa peraih nilai tertinggi adalah Amar Tsaqif Ramandika, Muhammad Nur Aldi, Farhan Irham, dan Naura Shafa dari SD Muhammadiyah Sapen 1; Ratna Meda dari SD Muhammadyih Nitikan; Tiara Aufa, Daiv A. Naufal, dan Fadhil Hilminur dari SD Negeri Percobaan 1; serta Fahrab Maula dari SD Muhammadiyah Surawotan.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Berbanding terbalik, nilai rerata UN SMP DIY tahun ini menurun dari tahun lalu, yakni 255,81. Tahun lalu sebesar 264,73.
Kepala Disdikpora DIY Baskara Aji menjelaskan penurunan nilai rerata UN SMP disebabkan karena meningkatnya tingkat kesulitan soal. Namun, ia puas dengan nilai UN SMP dan SD tahun ini. Sebab, tingkat deviasi atau kesenjangan nilai rerata sekolah di seluruh DIY rendah.
"Artinya, kesenjangan mutu pendidikan dan materi yang diajarkan di seluruh sekolah di DIY berkurang," kata dia di kantornya, Sabtu (11/6/2016).
SMP yang memperoleh nilai rerata tertinggi adalah SMPN 8 dengan perolehan nilai rata-rata 363,71. Sementara siswa SMP peraih nilai tertinggi adalah Deera Nur Anggraeni.
Pemda berencana memberikan penghargaan kepada sekolah dan siswa yang memperoleh nilai tertinggi untuk memacu semangat.
"Kami sudah ajukan ke pak Gubernur supaya siswa dan sekolah dapat penghargaan dari Disdikpora. Tahun lalu juga diberikan penghargaan," kata Aji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(UWA)
