Bupati Yoyok saat memimpin rapat kordinasi di Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (24/8/2016).MTVN/Istimewa
Bupati Yoyok saat memimpin rapat kordinasi di Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (24/8/2016).MTVN/Istimewa ()

Cara Bupati Yoyok Tekan Risiko pada Pertolongan Pertama

bupati yoyok
24 Agustus 2016 21:25
medcom.id, Batang: Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo meyakini penggunaan teknologi penting untuk menekan risiko dalam pelayanan darurat. Setiap detik akan sangat berharga dalam keadaan darurat.
 
"Tak bisa ditawar-tawar. Apa pun teknologinya akan sangat penting," kata Yoyok memuji aplikasi Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) yang digagas Dinas Kesehatan Batang di Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (24/8/2016).
 
SPGDT dapat digunakan pada telepon pintar berbasis Android. Aplikasi ini mampu menditeksi posisi ambulan terdekat, terutama untuk korban kecelakaan. Juga bisa untuk memberitahukan pihak rumah sakit mengenai keadaan spesifik pasien.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Cara Bupati Yoyok Tekan Risiko pada Pertolongan Pertama
 
Aplikasi SPGDT.MTVN/Istimewa
 
Menurut Yoyok, meski sudah bisa diunduh, aplikasi SPGDT masih dalam masa uji. Dia pun mengingatkan, kontrol dari pemerintah lewat Unit Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik dan warga juga penting.
 
"Warga harus terus dibekali kemampuan pemanfaatan aplikasi ini. Bagaimanapun itu cuma alat, tujuan kita adalah kebahagiaan warga," ujar penerima Bung Hatta Anticorruption Award 2015 ini.
 
Cara Bupati Yoyok Tekan Risiko pada Pertolongan Pertama
Bupati Yoyok dalam satu kegiatan.MTVN/Istimewa
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(ICH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif