"Personel gabungan akan menduduki area sisi timur Jalan Malioboro agar tidak dipakai parkir," kata Kepala Bidang Pengendalian Operasional (Dalops) Dinas Ketertiban (Dintib) Kota Yogyakarta, Totok Suryonoto saat dihubungi, Minggu (3/4/2016).
Totok menjelaskan, hingga saat ini sudah ada 65 dari 95 orang petugas parkir resmi yang mendaftarkan diri untuk berjaga di tempat parkir ABA. Artinya, jumlah ini baru 75 persen petugas parkir Malioboro yang melakukan pendaftaran.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Terkait adanya penolakan, Totok memperkirakan kecil kemungkinan reaksi penolakan akan terjadi saat relokasi berlangsung. "Tapi petugas tetap antisipasi sejak dini. Personel akan di lokasi sejak pukul 6 pagi," ujarnya
Kepala Dinas Ketertiban Kota Yogyakarta, Nur Widi Hartana menyatakan, instansinya telah melakukan koordinasi dengan kepolisian untuk berjaga. Hal ini guna mengantisipasi terjadinya kericuhan saat proses relokasi.
"Kami ingin memastikan Malioboro aman damai," kata dia.
Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti menegaskan pihaknya sudah siap melakukan relokasi parkir tepi timur Jalan Malioboro. Ia memperkirakan, relokasi akan berlangsung sekira pukul 08.00 WIB.
Relokasi parkir tepi timur Jalan Malioboro ke tempat parkir ABA sempat memunculkan sejumlah reaksi penolakan dari juru parkir. Bahkan, pemerintah sempat memutuskan menunda dua hari, dari yang semestinya 2 April, menjadi 4 April dengan sejumlah pertimbangan.
Pantauan Metrotvnews.com, terparkir sejumlah bus pariwisata di lantai satu tempat parkir ABA. Sementara itu, untuk lantai dua dan tiga masih nampak kosong dari kendaraan. Hanya terlihat sejumlah orang yang tengah bermain itu lokasi parkiran tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(AZF)
